http://www1.adsensecamp.com/show/click.php?sid=mRdDaoNm8jEfHjaXqGsflH3ruphn9bMloL0lNGftgL4%3D&mid=EjaJmS1dntm%2BX72MOzJDBQE8LK%2Fi2T92ec739JbynYU%3D&ogi=r1efHiL667Gw178F%2FwEKiwD6bAvnS98FPQzVjg73xyM%3D&omid=BQd02UEWA%2Fs%3D&chan=WB3ae77b+8A%3D&i=6zepDC1828IRA3NnZPI4x3y5wpnCV3PoyW5ZUNXhvNnNjvvVUPwD4yC5ALPkvmVH&r=S3bVBZ7uC8wCmvRpmt5qgx15VfAQVibWFgEk6cp8ypeT9DR6G2klxBQeXRxSdpEI0ExoTzy48Q%2F%2BY7zpAqYiXA%3D%3D&a=xHMulCJa2UOFnEPfzInWFAfTW4SZZC8wcztg31qspQrmhhJRxvOKbj7L8Xrjcyq4NdhBTaHVaYGQ8JZ5LlQdtXZlYikVkwaBQji7ZbeS7HgSHL5%2FxUQ%2BIk%2FlBGI9VYuZFkkvG4usQIrdUSVoTlbfSQ%3D%3D

Obama Tiba di Bali Tanpa Istri dan Anaknya

Nusa Dua - Presiden Amerika Serikat Barack Obama menginjakkan kaki di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sekitar pukul 18.30 WITA tanpa ditemani istri dan anaknya. Obama disambut Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scott Marciel.

Tahun lalu ketika berkunjung ke Indonesia, Obama sempat berjanji akan mengajak istri dan anaknya saat KTT di Bali. Tapi rupanya padatnya acara Obama di Australia dan Bali membuat Presiden AS ini mengurungkan mengajak istri dan dua putrinya.

Obama rencananya menginap di sebuah hotel di daerah Nusa Dua yang berdekatan dengan tempat penyelenggaraan KTT. Sejumlah kabar menyebutkan Obama akan menginap di Grand Hyatt. Di hotel itu sudah dipenuhi para anggota delegasi AS dan pasukan pengamanannya.

Sebelumnya, Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Bali, Letkol Pnb Jumarto, mengatakan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki Moon juga akan tiba Kamis ini. Ban Ki Moon malah direncanakan tiba lebih dulu dibandingkan Obama. Begitu pula Perdana Menteri Cina Wen Jiabao, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda, dan Perdana Menteri India Manmohan Singh.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton juga tiba di Bali. Hingga Kamis, segala persiapan, terutama pengamanan, terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Terkait kedatangan para pemimpin sejumlah negara di Asia Pasifik ini, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai, Purwanto, mengatakan perusahaan penerbangan internasional dan domestik mesti menyusun ulang jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat melalui Bandara Ngurah Rai. "Ini untuk menghindari penundaan penerbangan," katanya.