http://www1.adsensecamp.com/show/click.php?sid=mRdDaoNm8jEfHjaXqGsflH3ruphn9bMloL0lNGftgL4%3D&mid=EjaJmS1dntm%2BX72MOzJDBQE8LK%2Fi2T92ec739JbynYU%3D&ogi=r1efHiL667Gw178F%2FwEKiwD6bAvnS98FPQzVjg73xyM%3D&omid=BQd02UEWA%2Fs%3D&chan=WB3ae77b+8A%3D&i=6zepDC1828IRA3NnZPI4x3y5wpnCV3PoyW5ZUNXhvNnNjvvVUPwD4yC5ALPkvmVH&r=S3bVBZ7uC8wCmvRpmt5qgx15VfAQVibWFgEk6cp8ypeT9DR6G2klxBQeXRxSdpEI0ExoTzy48Q%2F%2BY7zpAqYiXA%3D%3D&a=xHMulCJa2UOFnEPfzInWFAfTW4SZZC8wcztg31qspQrmhhJRxvOKbj7L8Xrjcyq4NdhBTaHVaYGQ8JZ5LlQdtXZlYikVkwaBQji7ZbeS7HgSHL5%2FxUQ%2BIk%2FlBGI9VYuZFkkvG4usQIrdUSVoTlbfSQ%3D%3D
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Taxi Khusus Perempuan Antisipasi Pelecehan Seksual

PUTRAJAYA - Muslimah di Malaysia kini bisa bepergian dengan lebih tenang. Pasalnya, di negara itu kini telah memberlakukan kebijakan 'taksi khusus perempuan'. Inisiatif ini diluncurkan akhir pekan lalu di Kuala Lumpur.

Khusus untuk program ini, para wanita yang diterima seleksi akan mendapatkan kursus untuk mengendarai taksi. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi perampokan atau pelecehan yang kerap terjadi di dalam kendaraan itu.

"Ini sangat menarik," ujar Fiena Nasir, 26 tahun, seorang pekerja kantoran. Menggunakan jasa taksi khusus perempuan, menurutnya menjadikan ia lebih aman ketika bepergian walaupun seorang diri.

Taksi khusus wanita kini telah memiliki lebih dari 50 armada. Taksi ini menggunakan tanda khusus, yaitu tulisan mencolok 'Taksi Wanita' di bagian depan.

Layanan taksi diluncurkan oleh Kementerian Pembangunan Perempuan, Keluarga dan Masyarakat, bekerja sama dengan beberapa perusahaan taksi lokal. Kementerian mentargetkan akan ada 400 supir taksi wanita. Di Malaysia, kini ada 20 ribu taksi yang digunakan oleh enam juta penduduknya.

Taksi Wanita ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, negara dengan mayoritas penduduk muslim ini telah memiliki supir bus wanita di rute dan jam-jam tertentu untuk mengurangi kepadatan dan pelecehan seksual. Selain itu, ada pula kereta khusus wanita, agar mereka bisa bepergian terpisah dari laki-laki.

Azmah Bahari, seorang ibu dari lima anak telah empat bulan menjadi supir taksi. Ia berharap, dengan kebijakan yang baru ini bisa menghasilkan uang yang lebih banyak. Sehari-hari, ia biasa menghasilkan sekitar 150 ringgit. Sepertiganya, ia digunakan untuk membayar sewa taksi.

READ MORE » Taxi Khusus Perempuan Antisipasi Pelecehan Seksual

40 Ribu Jamaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

JEDDAH- Sepekan pemulangan sebanyak 40.765 jamaah haji telah tiba di Tanah Air dengan 101 penerbangan menggunakan Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Sehingga total 20,41 persen dari total jamaah haji berhasil dipulangkan.

Catatan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) menunjukkan dari 101 penerbangan tersebut, sebanyak 61 penerbangan mengalami keterlambatan, 18 penerbangan lebih cepat, dan 22 tepat waktu, Jumat (18/11/2011).

Sedangkan jamaah haji yang berada di Arab Saudi saat ini masih terkonsentrasi di Makkah sebanyak 135.916 orang dalam 341 kloter, 3 kloter dalam perjalanan dari Makkah ke Madinah, 5 kloter tengah berangkat ke Jeddah, 23 kloter tengah berada di hotel transito, Jeddah, menunggu keberangkatan ke Tanah Air. Sisanya, yaitu 30 kloter dengan jumlah jamaah haji sebanyak 11.125 orang tengah berada di Madinah untuk melakukan salat arbain.

Penerbangan jamaah haji melalui bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA), Madinah sendiri baru dibuka pada tanggal 29 November mendatang. Melalui bandara ini nanti, sebanyak 2 kloter perharinya akan diterbangkan ke Tanah Air. Pada hari ini dari 13 kelompok penerbangan, dari catatan siskohat hingga pukul 00.00 WAS, Jumat 18 November, baru 7 kloter yang telah diterbangkan ke Tanah Air. Ke-7 kloter tersebut adalah SUB 14, 15, MES 7, BTJ 7, SOC 19, PLM 6, dan SOC 20.

Sedangkan kloter yang belum tercatat terbang ke Tanah Air adalah kloter 8 UPG dijadwalkan terbang 16.15 WAS, kloter 9 JKG dijadwalkan terbang pukul 18.15 WIB, kloter 16 JKS dijadwalkan terbang pukul 22.25 WAS, kloter 21 SOC 23.15 WAS, kloter 16 SUB dijadwalkan terbang pukul 23.25 WAS, dan kloter 7 BTH dijadwalkan terbang pukul 23.50 WAS.

READ MORE » 40 Ribu Jamaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Gara-gara Cuti Haji, Karyawan Supermarket Dipecat

Philadelphia - Gara-gara minta izin cuti untuk melaksanakan ibadah haji, karyawan supermarket ini dipecat. Glenn Mack Jr kini berjuang menuntut hak dan kompensasi hingga pelatihan toleransi pada karyawan supermarket itu.

Glenn Mack Jr bekerja di supermarket Whole Food Market di Philadelphia, Amerika Serikat (AS). Mack mengatakan bahwa dirinya mendapatkan pelecehan dari supervisornya karena memiliki keyakinan Islam. Demikian seperti dilansir CNN, Rabu (9/11/2011). Dalam menuntut hak dan kompensasinya, Mack dibantu pengacaranya Amara Chaudhry.

Mack (24) sudah bekerja untuk Whole Foods sejak tahun 2008 sebelum akhirnya diberhentikan pada Februari 2011. Mack mengatakan, sebelumnya dia cukup disukai di lingkungan kerjanya di Pennsylvenia Avenue, Philadelphia.

Mack adalah penghubung pelayanan komunitas dan terpilih menjadi koordinator dana sosial dari rekan kerjanya untuk mengelolanya dan memberikan pada rekan lain yang membutuhkan. Mack juga terpilih sebagai karyawan yang bertemu pendiri dan CEO supermarket itu, John Mackey.

Masalah dimulai setelah atasan pengawasnya mengetahui bahwa waktu liburan Mack digunakannya untuk pergi haji ke Arab Saudi pada November 2010. Selama ini, Mack merahasiakan agama yang Islam yang dipeluknya setelah mendengar komentar orang-orang yang menurutnya mengganggu.

Mack pun meminta izin cuti liburan dua bulan pada November 2010 lalu. Sebelum liburan, penyelianya memberikan pilihan apakah tetap menjaga pekerjaannya atau melakukan perjalanan. Mack kemudian dipindahkan dari karyawan penuh waktu menjadi karyawan paruh waktu sekembalinya dari ibadah haji, sebelum akhirnya diberhentikan.

Saat bekerja, Mack selalu diawasi penyelianya. Sang penyelia pun selalu mengawasi Mack yang melakukan salat di ruang penyimpanan. Pun ketika Mack menyelesaikan doa-doa setelah salat di luar ruangan dekat tempat sampah.

"Fakta bahwa Glenn merasa ditekan atau dipaksa untuk berdoa di lokasi itu tidak penting Seorang Muslim tak kan melakukannya kecuali dalam keadaan mendesak atau dalam tekanan," kata Chaudhry, pengacara Mack.

Mack dibantu Chaudry mengadukan hal ini ke Dewan Hubungan Islam-Amerika, juga pada Komisi Kesetaraan Karyawan AS, dan Komisi Hubungan Masyarakat Pennsylvania. Mack mencari pemulihan hak dan kompensasi untuk pemecatannya, ditambah pelatihan wajib bagi karyawan mengenai toleransi.

Tuduhan Mack itu dibantah juru bicara Whole Foods Market, Kate Lowery. Lowery mengatakan perusahaan tidak bisa memberikan detail tentang karyawan atau mantan karyawannya karena alasan privasi.

"Tapi kita menolak tuduhan ini," jelas Lowery.

Whole Foods, imbuh Lowery mengakomodasi permintaan khusus dari karyawannya dan memiliki kebijakan terbuka. Bahkan Whole Foods pun menyatakan pihaknya memiliki banyak karyawan Muslim di Philadelphia dan wilayah Mid-Atlantic.

"Kami mencari dari segala sisi yang mungkin," jelasnya.

READ MORE » Gara-gara Cuti Haji, Karyawan Supermarket Dipecat

Pemotong Kurban Tertusuk Pisau Sendiri

Diganggu anak-anak sapi ini berontak saat akan disembilah.
JAKARTA - Musibah dialami Lihan (55), warga Kampung Curug, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (6/11/2011). Lelaki yang bertugas sebagai pemotong hewan kurban di Kampung Curug itu terluka di perut akibat tertusuk pisaunya saat akan mempersiapkan hewan kurban.

Insiden itu terjadi saat Lihan dan sejumlah warga Kampung Curug RT 02 menyiapkan hewan kurban. Dulhadi, rekan korban, menuturkan, Lihan dan beberapa warga memegangi sapi untuk diikat. Sapi kurban itu berontak sehingga Lihan terjatuh.

Tanpa disadari, pisau di pinggang Lihan ternyata menusuk perutnya. Warga kemudian membawa Lihan ke RS Harum, Kalimalang, Jakarta Timur.

Kondisi Lihan masih sadar. Menurut Dulhadi, setelah mendapat penanganan di UGD RS Harum, Lihan rencananya dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

READ MORE » Pemotong Kurban Tertusuk Pisau Sendiri

Pesan Khutbah Idul Adha Masjid Istiqlal

JAKARTA – Mulai hari ini kita hentikan saling menghujat dan saling menuding. Etika dalam mengajak sesuatu di jalan hendaknya dengan bijak dan dengan nasihat yang baik (mau’izhatul hasanah) dan tidak emosional apalagi anarkis.

“Karena itu, hendaklah pemimpin bangsa duduk bersama memikirkan dan menata kehidupan dalam perumusan kebijaksanaan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi dan sumber perpecahan bangsa,” kata Guru Besar Universitas Hassanudin, Makassar Prof (Emeritus) Dr H Halide dalam khubahnya pada saat Idul Adha 1431 H di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Rabu pagi.

Salat Ied di Istiqlal dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono termasuk para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Wapres Boediono yang dijadwalkan akan salat bersama di Istiqlal tidak bisa hadir karena mengadakan kunjungan kerja di Jepang.

Halide mengungkapka pemimpin bangsa hendaklah merumuskan perekonomian bangsa yang memihak kepada pemberdayaan masyarakat banyak, karena kalangan konglomerat yang selama ini dipercaya untuk mengembangkan sebagai lokomotif pembangunan dengan berbagai pemberian fasilitas ternyat masih tidak berhasil, lemah yang hutangnya bertumpuk.

“Mereka tidak punya malu bahkan tega berbuat zalim, menipu dan menyebabkan masyarakat menderita dalam bentuk krisis ekonomi yang sampai sekrang belum sempat terselesaikan,” kata dia.

Pada bagian, ia mengatakan Islam yang hakiki mengajarkan umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan memegang teguh tali Allah dan menghindarkan diri dari perpecahan.

READ MORE » Pesan Khutbah Idul Adha Masjid Istiqlal

Sambut Idul Adha, Harga Domba China Hampir Rp 5 Juta

Suasana Jelang Idul Adha di Kashgar, China
KASHGAR - Kaum Muslim di kota Kashgar, Daerah Otonom Xinjiang, China, tampak antusias menyambut Idul Adha, yang jatuh pada Senin (7/11/2011) lusa. Hari Sabtu (5/11/2011), warga muslim yang umumnya etnik Uyghur mulai melakukan berbagai persiapan, antara lain rencana keluarga untuk berkumpul bersama.

Wartawan Kompas M. Subhan SD dari Kashgar, Xinjiang, China melaporkan, kesibukan lain yang terlihat kentara adalah penjualan hewan ternak untuk kurban. Pasar-pasar ternak dibanjiri penjual kambing atau domba dan warga yang hendak membelinya. orang-orang Uyghur berdatangan dari desa-desa membawa domba-domba yang hendak dijual.

Harga seekor domba bervariasi, tergantung beratnya. Rata-rata berkisar 2.000-3.500 Yuan (kira-kira lebih Rp 2,8 juta hingga hampir Rp 5 juta). Memang ukuran dombanya besar-besar. Ada juga harga di bawah 2.000 Yuan, tetapi tentu ukurannya kecil.

"Dalam tradisi umat Islam di Kashgar, kegiatan selalu ramai menjelang Idul Qurban. Kami akan berkumpul bersama,makan bersama, kemudian merayakan dengan menari dan menyanyi bersama," kata Kaderya, staf dari kantor pariwisata Kota Kashgar, yang memandu selama perjalanan di Kashgar, Sabtu.

Kasghar merupakan kota terbarat di daratan China yang berbatasan dengan negara-negara Asia Tengah, seperti Tajikistan, Kyrgistan, juga di pertemuan batas Afganistan, Pakistan, dan India.

Di masa silam, kota Kashgar merupakan wilayah pelintasan jalur sutra. Perjalanan dari Beijing, ibu kota China, sekitar hampir tujuh jam, dengan transit di Urumqi, ibu kota Xinjiang.

READ MORE » Sambut Idul Adha, Harga Domba China Hampir Rp 5 Juta

Arab Saudi Putuskan Idul Adha 6 November

JEDDAH - Mahkamah Agung Arab Saudi mengumumkan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 6 November 2011. Berarti wukuf di Arafah jatuh pada Sabtu tanggal 5 November 2011.

Pengadilan menegaskan bulan telah tampak pada hari Kamis 27 Oktober 2011, dengan demikian, Jumat (28/10/2011), sudah masuk bulan Dzulhijjah 1432 Hijriyah, dikutip okezone dari Saudi Gazette, hari ini.

Tak berbeda dengan di Tanah Air, dua ormas Islam terbesar di Tanah Air yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dipastikan akan melaksanakan salat Idul Adha pada hari yang sama, yaitu Minggu 6 November 2011.

“Berdasarkan perhitungan dengan sistem Hisab Haqiqi dengan markas Tanjungkodok, Lamongan, insya-Allah Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriah akan bareng (bersamaan),” kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim H Nadjib Hamid, di Surabaya, belum lama ini.

Di waktu bersamaan, Wakil Ketua PWNU Jatim H Sholeh Hayat mengatakan Idul Adha 1432H memang ada peluang besar untuk bersamaan antara NU, Muhamadiyah, dan pemerintah.

“Salah satu indikasinya adalah ijtimak akhir Dzulqa`dah terjadi pada hari Kamis 27 Oktober 2011 pada jam sekitar 02.56 WIB sampai dengan 04.11 WIB sesuai hitungan Hisab Khulashoh Al Wafiyah atau Hisab Haqiqi, sedangkan ketinggian hilal terjadi sekitar 6`27 sampai 7`23 derajat,” tuturnya.

Karena 1 Dzulhijjah 1432H jatuh pada 28 Oktober, maka 10 Dzulhijjah 1432 H atau Idul Adha 1432H akan jatuh pada hari Ahad 6 November 2011. “Insya-Allah, kita akan berlebaran Idul Adha bersamaan,” kata Sholeh.

Sementara itu, Kementerian Agama baru akan menggelar sidang isbat pada hari Jumat 28 Oktober 2011 hari ini. Rapat sidang isbat ini akan dipimpin Wakil Menteri Agama, Nasarudin Umar. Karena, Menteri Agama Suryadarma Ali tengah menjalankan tugasnya di Arab Saudi sebagai Amirul Haj 1432 H/2011.

Untuk sidang isbat tersebut, Kementerian Agama juga akan menggelar pengamatan penampakan bulan di beberapa titik yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Di observatorium Hilal Lhok Nga, Aceh; Pekan Baru, Riau; Menara Timur Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung; Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat; Pos Observasi Bulan (POB) Bukit Bela-belu, Bantul, Yogyakarta; Mataram, Nusa Tenggara Barat; SPD LAPAN, Biak, Papua; Makassar, Sulawesi Selatan; Samarinda, Kalimantan Timur; Nusa Tenggara Barat; Pantai Gebang, Madura; SPD LAPAN Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.

Selain itu pemerintah juga akan bekerja sama dengan pakar hisab rukyat yang tergabung di Badan Hisab Rukyat milik Ormas Islam.

READ MORE » Arab Saudi Putuskan Idul Adha 6 November

43 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci

Sebanyak 43 calon haji Indonesia wafat di Tanah Suci dengan jumlah terbanyak di Madinah 22 orang, di Mekah 20 orang dan dalam perjalanan dari Indonesia menuju Arab Saudi satu orang.

Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama di Mekah hingga Minggu (23/10/2011) pukul 17.24 waktu Arab Saudi atau 21.24 WIB mencatat jamaah yang wafat terbanyak mengalami penyakit sistem sirkulasi 34 orang.

Selain itu, penyakit sistem pernapasan enam orang, serta penyakit neoplasma, penyakit nutrisi dan penyakit syaraf masing-masing satu orang.

Dilihat dari jamaah yang wafat, terbanyak dari Embarkasi Surabaya sebanyak delapan orang, Embarkasi Solo tujuh orang, Embarkasi Medan dan Jakarta masing-nmasing lima orang.

Selain itu, Embarkasi Bekasi dan Ujungpandang masing-masing empat orang, Embarkasi Batam tiga orang, Embarkasi Palembang dan haji khusus masing-masing dua orang, serta Embarkasi Aceh, Balikpapan dan Banjarmasing masing-masing atu orang.

Sementara dilihat dari jenis kelamin, jamaah yang wafat sebanyak 31 orang adalah pria dan 12 orang jamaah wanita.

Untuk usia, jamaah yang wafat terbanyak berusia 60 tahun ke atas sebanyak 30 orang, usia 50-59 tahun sembilan orang, usia 40-49 sebanyak tiga orang dan usia di bawah 40 tahun satu orang.

Siskohat juga mencatat jumlah calon haji Indonesia yang telah berada di Arab Saudi hingga Minggu (23/10/2011) pukul 17.24 WAS mencapai 144.463 orang atau 71,44 persen dari total jamaah yang mendapat visa haji.

Jamaah terbanyak yang sudah berada di Arab Saudi berasal dari Embarkasi SUB (Surabaya) sebanyak 27.212 orang, disusul Embarkasi JKS (Jawa Barat) 25.084 orang serta Embarkasi SOC (Solo) sebesar 24.689 orang.

Sementara jumlah jamaah calon haji khusus atau yang dulu disebut ONH Plus yang tiba di Arab Saudi mencapai 6.576 orang atau 32,88 persen.

READ MORE » 43 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 6 November

SURABAYA - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menetapkan bahwa Idul Adha 1432 Hijriah jatuh pada tanggal 6 November 2011. Hal itu didasarkan pada perhitungan dengan menggunakan sistem hisab hakiki.

Sekretaris PWM Jatim Muhammad Najib Hamid mengatakan, Sabtu (22/10/2011), berdasarkan sistem hisab (perhitungan) hakiki dengan markas di Tangjungkodok, Kabupaten Lamongan, Jatim, ijtima akhir bulan Dzulqaidah terjadi pada hari Kamis (27/10/2011) atau bertepatan dengan tanggal 29 Dzulqaidah antara pukul 02.56 sampai dengan 02.57 WIB.

Pada saat matahari terbenam di hari itu pukul 17.2438 WIB hilal sudah wujud antara 06 derajat, 4542,76 sampai dengan 06 derajat 55 menit. Sehingga, katanya, tanggal 1 Dzulhijah jatuh pada Jumat (28/10/2011). Dengan demikian, tanggal 10 Dzulhijah atau Idul Adha jatuh pada hari Minggu (6/11/2011).

Najib berharap tidak lagi ada perbedaan waktu pelaksanaan Idul Adha ini sebagaimana yang terjadi saat Idul Fitri lalu. Seandainya terpaksa harus ada perbedaan waktu, Najib meminta agar diterima sebagai hal biasa dan tidak usah menjadi sumber konflik.

"Selama metode yang dipergunakan untuk menentukan waktu Idul Adha itu berbeda, terjadinya perbedaan itu kemungkinan tetap ada," katanya.

READ MORE » Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 6 November

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Media Islam

konferensi media internasional lebanon smbr: ti
JAKARTA - Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Media Islam Internasional pada 13-15 Desember mendatang. Ini konferensi kedua setelah pada penyelenggaraan pertama tahun 1980 silam, Indonesia juga menjadi tuan rumah.

Konferensi kali ini ditujukan untuk meningkatkan kerja sama dan membentuk jejaring di antara negara Islam di bidang pengembangan informasi dan teknologi komunikasi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat di Jakarta, Kamis (20/10/2011), mengatakan, konferensi digelar dalam rangka mengantisipasi perkembangan dunia informasi dan teknologi komunikasi yang saat ini memasuki era yang sangat mencengangkan.

"Berbagai media informasi dan komunikasi massa telah tumbuh dengan sangat cepat, seperti internet, youtube, facebook dan twitter. Melalui berbagai media tersebut seluruh masyarakat dunia, tak terkecuali masyarakat dunia Islam dapat berinteraksi tanpa mengenal batas dan waktu. Interaksi massif antarwarga dunia inilah yang akhirnya mempengaruhi paradigma berpikir dan memicu terjadinya perubahan tatanan politik, sosial, budaya dan keagamaan masyarakat," kata Bahrul.

Konferensi digelar di Hotel Sultan Jakarta dan rencananya dihadiri 400 orang peserta dari negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan juga negara non anggota OKI. Konferensi akan menghadirkan 20 pembicara utama dari berbagai negara termasuk Indonesia seperti Prof DR Azyumardi Azra, Prof DR Komaruddin Hidayat, DR Alwi Dahlan dan Parni Hadi.

Rencananya, konferensi aka dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ditutup Wakil Presiden Boediono. Beberapa tema konferensi yang akan menjadi pleno diskusi antara lain Wacana di Media Islam, Solusi Praktis dalam Mempromosikan Media Islam, dan Kolaborasi dan Jejaring Media Islam di Dunia Islam.

READ MORE » Indonesia Tuan Rumah Konferensi Media Islam

Demi Naik Haji, Mahasiswi Ini Menabung Sejak Balita

Putri Sentika jamaah usia 19 tahun
yang menabung sejak balita demi naik haji
MEDAN - Ada hal unik saat Kloter 17 Medan saat masuk asrama haji. Seorang jamaahnya Putri Sentika (19) ternyata sudah mengumpulkan uang untuk berangkat haji sejak usia 1,5 tahun. Tentunya, semua berkat dorongan orangtua yang telah menabung khusus untuknya.

Setelah terus menabung selama 19 tahun, akhirnya Putri diperkenankan untuk berangkat ke Mekkah tahun 2011 ini. Apalagi, dia juga melanjutkan tabungan khusus berhajinya itu dengan uang jajan dan pemberian orangtua.

Dan yang lebih membuat Putri bahagia, dia berangkat haji bersama seluruh keluarganya. Putri merasa nyaman dan sangat berbahagia bisa melengkapi ibadah rukun Islam kelima secara bersamaan. Karena umumnya jamaah calon haji hanya dipanggil secara pribadi oleh Allah.

Perempuan kelahiran 8 Juni 1992 itu mengaku, pada 2008 lalu dia bersama enam anggota keluarganya didaftarkan berangkat haji oleh Ayahnya, Prayitno.

"Alhamdulillah, Allah memanggil kami sekeluarga sekalian dengan nenek dan tante untuk beribadah haji tahun ini,"ujar Putri kepada Tribun, Rabu (19/10/2011) di Asrama Haji Embarkasi Medan.

Putri mengatakan ingin sekali melihat segala kebesaran Allah di tanah suci. Seperti pusat kiblat umat Islam yakni Kabbah, menemukan raudah, mengunjungi makam Rasul, dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Namun yang terutama beribadah dan menyerahkan diri secara penuh di rumah Allah.

Mahasiswi Fakultas Ekonomi semester III ini telah memohon ijin selama 40 hari untuk fokus ibadah di Mekkah. Tetapi teman-teman di kampusnya tak lupa menitipkan doa agar dibacakan sesampainya di Mekkah.

"Lumayan banyaklah yang mengirimkan doa, umumnya memohon mendapat panggilan Allah agar berhasil memijakkan kaki di tanah Arab,"ucap anak Prayitno dan Nurhamidah.

Kemudian Putri juga akan bermohon, agar Allah SWT memberi kesehatan dan rejeki serta kemudahan dalam menjalani hidup di dunia. Dan mendapatkan keberkahan akhirat, sehingga pintu surga terbuka lebar untuknya dan keluarga besar.

READ MORE » Demi Naik Haji, Mahasiswi Ini Menabung Sejak Balita

Disangka Pengemis, Jamaah Haji Indonesia Ditangkap Aparat

ilustrasi
MADINAH – Para jamaah memang harus berhati-hati selama berada di Arab Saudi. Tak hanya terhadap ancaman kejahatan, mereka juga harus waspada atas ancaman pihak keamanan Arab Saudi. Sebab, aparat keamanan kadang salah menangkap jamaah.

Kejadian salah tangkap oleh polisi Saudi itu diketahui terjadi Selasa siang (18/10). Saat itu di kantor Dakker Madinah masuk laporan bahwa ada seorang jamaah haji Indonesia asal embarkasi Balikpapan (Kalimantan Timur), Lukman Abdurrahman (50) ditahan di kantor Tasawul (semacam dinas sosial), Madinah.

Sebelum petugas haji Indonesia di Madinah datang membebaskannya, Lukman ternyata sempat mendekam di Tasawul selama 18 jam. Ini karena Lukman ditangkap pada sehari sebelumnya, (17/10). Lukman ditahan dengan posisi kaki dirantai ke kaki tahanan lain.

Kejadian tak mengenakkan itu bermula setelah Lukman melaksanakan shalat Isya di Masjid Nabawi, Senin malam (17/10). Dalam perjalanan menuju pemondokan di Hotel Ajurha Andalus, tiba-tiba dia didatangi dua polisi intel Arab Saudi yang berpakaian gamis lengkap dengan serban sebagai penutup kepala.

Karena kendala bahasa, Lukman awalnya tidak mengerti bahwa dia dianggap sebagai pengemis, dan karena itu kemudian dibawa dan dijebloskan ke tahanan di Tasawul. “Saya pikir kedua orang Arab yang ternyata petugas keamanan itu mau memberi saya makan,” tutur Lukman.

Penampilan Lukman memang mudah membuat orang beranggapan bahwa dia pengemis. Selain menderita difabel (tangan kanan buntung sesiku), pakaian yang dia kenakan juga sangat bersahaja—hanya berkain sarung plus kemeja pendek warna cokelat lusuh. Raut muka, fostur tubuh, maupun warna kulitnya juga seolah mempertegas kesan itu.

“Repotnya pula, saat ditangkap itu, Lukman sama sekali tidak membawa identitas, kecuali gelang jemaah haji. Identitas lain, termasuk bekal uang, dia tinggalkan di pemondokan,” kata Kasi PAM Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah, Letkol M Yahdi.

Info tentang keberadaan Lukman di tahanan Tasawul baru diketahui petugas PPIH Daker Madinah Senin siang setelah kepolisian Arab Saudi menghubungi mereka melalui telepon. Dari situ petugas PPIH kemudian melakukan penelusuran mengenai identitasnya.

Setelah segala dokumen mengenai Lukman bisa ditunjukkan, terutama fotokopi paspor, petugas PPIH bisa meyakinkan aparat keamanan Arab Saudi bahwa mereka telah salah tangkap orang. Karena itu, setelah mendekam di tahanan selama sekitar 18 jam, Selasa siang Lukman pun dibebaskan.

READ MORE » Disangka Pengemis, Jamaah Haji Indonesia Ditangkap Aparat

Olimpiade Studi Islam & Matematika Pertama di Indonesia & Dunia

Jakarta – Untuk melahirkan generasi mumpuni di bidang sains dan studi Islam, Majalah Gontor bekerjasama dengan Klinik MIPA (KPM) menggelar lomba matematika dan studi Islam bertajuk Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC) di Kampus STEKPI, Kalibata, Jakarta, Sabtu (8/10). Inilah kompetisi pertama di Indonesia, bahkan di dunia yang menggabungkan matematika dengan studi Islam.

Terdapat sekitar 700 siswa dari beberapa daerah di Indonesia mengikuti kompetisi ini. Mereka antara lain datang dari wilayah Jadebotabek, Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Sukabumi, Pandeglang, Serang, Kediri, dan Jember (Jawa Timur).

Kompetisi ini akan mengukur kemampuan siswa, khususnya siswa sekolah dasar dan sekolah lanjutan tingkat pertama, dalam matematika dan ilmu agama. Untuk babak penyisihan, diadakan di Kampus STEKPI, dan untuk finalnya dilaksanakan pada 15 Oktober 2011 diadakan di Kampus al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peserta FRC adalah siswa kelas 4 SD sampai kelas 9 SMP yang sederajat. Dari babak penyisihan ini, aka nada 90 siswa yang berhak mengikuti babak final

Selain acara kompetisi, juga digelar seminar bertema Membentuk Generasi Ulama-Intelek. FRC, insya Allah akan digelar setiap tahunnya. Tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, tapi juga di kota-kota lain di seluruh Indonesia secara bergilir.

Dalam jumpa pers, Pimpinan Redaksi Majalah Gontor Adnin Armas mengatakan, lahirnya kompetisi yang menggabungkan dua disiplin ini dilatarbelakangi makin menipisnya pengetahuan agama Islam para siswa. Mereka lebih dominan mengejar pengetahuan umum ketimbag pengetahuan agama. Seharusnya, keseimbangan antara keduanya harus diwujudkan untuk mendapatkan pendidikan yang integral.

“Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC) merupakan kepedulian Majalah Gontor membangkitkan kembali pengetahuan agama Islam pada diri siswa yang cerdas. Para siswa yang pandai dalam bidang pengetahuan umum dan matematika hendaknya dibekali dengan nilai-nilai dan pengetahuan agama Islam, agar mereka menjadi pribadi yang memiliki akhlakul karimah,” ungkap Adnin.

Sementara itu Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Ir. R. Ridwan Saputra MSi, mengatakan banyak umat Islam yang tidak concern terhadap kemampuan matematika. Padahal Matematika merupakan ilmu dasar berpikir. “Jika sudah ada dasar berpikir yang kuat bisa menambah pengetahuan baru dibidang sains. Nah, pengetahuan barunya akan berkembang ketika matematikanya bagus. Karena dalam matematika, siswa dilatih kemampuan menganalisa, eksplorasi, sehingga kemampuan penelitiannya bagus,” ujar Ridwan.

KPM memiliki visi , bahwa matematika akan meningkatkan ketakwaan. “Kami ingin membentuk orang yang beriman dan berilmu pengetahuan. Kalau belajar matematika, tapi tidak meningkatkan keimanan, maka derajat kita tidak naik,” tandasnya.

Saat ini KPM telah merintis pesantren matematimaka di Bogor. MOdelnya, anak-anak yang datang ke pesantren mendapatkan kesempatan belajar selama seminggu. Mereka bisa belajar olimpiade matematika kea rah ketakwaan dengan biaya seikhlasnya.

READ MORE » Olimpiade Studi Islam & Matematika Pertama di Indonesia & Dunia

Muallaf Suku Tengger Tak Bisa Ibadah di Mushola

Lumajang - Mushola Insan Kamil yang merupakan tempat ibadah muallaf Suku Tengger di Dusun Tetelan Desa Kandang Tepus Kecamatan Senduro dibakar orang tak dikenal, Rabu (12/10/2011) malam.

Akibatnya, selama 3 hari para muslim suku tengger tidak bisa menjalan ibadah sholat.

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, Sabtu (15/10/2011) siang, dibakarnya mushola oleh orang tak dikenal dikarenakan ada 4 warga Dusun Tetelan ditangkap aparat Perhutani dan dilimpahkan pada polisi, diduga melakukan perambahan hutan dan pembalakan liar.

Padahal ke-empat warga yakani, Surya, Halimah, Jumat, serta Legiman dipanggil pak kampung dan dituduh melakukan kejahatan di hutan.

"Saya kaget kenapa mushola ada yang membakar, kami menjadi sulit untuk ibadah," kata Miseri, salah satu muallaf suku tengger ditemuai digubuknya.

Lanjut dia, semenjak mushola yang didirikan 1,5 tahun lalu dan
padepokan yang dijadikan tempat pertemuan tak luput dari aksi
pembakaran oleh orang tak dikenal. "Kami sedih, kenapa mushola yang dibakar," terangnya.

Pembakaran mushola oleh orang tak dikenal rabu malam sekitar jam 22.00 WIB. Para suku tengger yang sedang menunggui lahan pertanianya seperti jangung dan kacang, mendengar ada suara letusan bambu dan robohnya sebuah bangunan dari kayu.

"Saya mendengar ada suara letusan bambu, waktu tak dilihat keluar, ada kebakaran yang diduga mushola," ujar Sarti, salah satu warga yang ditinggal digubuk lahan dekat hutan.

Dia sempat melihat dari dalam rumah ada 2 orang tak dikenal mengenakan sarung ngobrol meninggalkan lahan hutan yang dekat dengan perhutani. "Saya takut, waktu ada dua orang laki-laki lewat, maklum saja, saya hanya tinggal bersama anak." ujarnya.

Keterangan warga, Mushola Insan Kamil dibangun oleh Mullaf Suku Tengger yang dibina oleh Gus Mamak merupakan hasil gotong royong. Bahkan pembangunanya berlangsung 4 bulan ditahun 2009.

Kapolsek Senduro, AKP Junaidi saat dihubung, membenarkan adanya mushola milik warga suku tengger dibakar oleh orang tak dikenal. Pihaknya masih melakukan penyelidikan, siapa pelaku pembakaran mushola umat muslim di kaki Gunung Semeru. "Kami masih melakukan penyelidikan, petugas sudah kami terjunkan," ungkapnya.

READ MORE » Muallaf Suku Tengger Tak Bisa Ibadah di Mushola

Awan Berbentuk Lafaz Allah di Langit Makassar

MAKASSAR - Awan berbentul lafaz Allah, terlihat menggantung di langit Makassar, Sabtu (15/10/2011), sore.

Fenomena alam tersebut kemudian menjadi objek foto warga Makassar. Awan unik tersebut mulai terlihat sejak pukul 15.00 wita hingga menjelang petang.

Sejak siang hingga sore hari, cuaca di Kota Makassar berawan.

READ MORE » Awan Berbentuk Lafaz Allah di Langit Makassar

Ada Pohon Soekarno di Arafah

Jeddah - Padang Arafah tidak bisa dilepaskan dengan Syajarah Soekarno atau Pohon Soekarno. Pohon yang di Indonesia dikenal sebagai pohon mimba, pohon imba, atau pohon imbo itu kini kian rimbun menghijau.

Kementerian Agama Republik Indonesia melansir, pohon sejenis pohon mindi ini memang dibawa oleh presiden pertama RI itu saat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Sebagai orang berpengaruh di kawasan Negara-negara nonblok Bung Karno dengan mudah menawarkan ide penanaman pohon ini kepada kalangan masyarakat arab yang dikenal keras dan teguh dalam berpendirian.

Tak cukup mengirimkan ribuan bibit pohon, Bung Karno juga mengirimkan ahli tanaman dari Indonesia untuk mengembangbiakan tanaman yang memang cocok tumbuh di daerah tandus ini. Kini tanaman ini tumbuh dengan rimbun di berbagai sudut kota Arab Saudi. Baik di Makkah, Madina, maupun Jeddah.

Khusus di kawasan padang arafah, pohon soekarno ini telah memenuhi sebagian besar kawasan dengan luas 5,5 × 3,5 kilometer persegi tersebut. Dengan tinggi rata-rata 2-3 meter, pohon ini berdiri di sepanjang jalan-jalan utama padang arafah. Pohon dengan banyak manfaat ini juga tumbuh di lokasi-lokasi yang akan ditempati tenda-tenda jamaah haji dari seluruh dunia untuk melaksanakan prosesi wukuf.
"Keberadaan pohon-pohon ini sangat membantu menguranggi suhu panas saat jamaah haji melaksanakan wukuf," ujar Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Arofah, Muzdalifa, dan Mina (Armina) Abu Haris Muntohar.

Abu Haris mengungkapkan Pemerintah Arab Saudi memang secara khusus memelihara keberadaan pohon soekarno ini. Di Arafah ada saluran air khusus yang ditanam dalam tanah untuk menyirami setiap batang pohon Soekarno.

READ MORE » Ada Pohon Soekarno di Arafah

Sekitar 50.000 Jama'ah Haji Tiba di Tanah Suci

Jeddah - Memasuki hari kedelapan, calon jamaah haji Indonesia yang tiba di Tanah Suci sudah mencapai 48.832 orang di dalam 121 kloter. 115 kloter dengan jumlah 46.628 orang jamaah sudah berada di Madinah. Tiga kloter dalam perjalanan Jeddah ke Madinah, sisanya masih berada di Jeddah.

Menurut jadwal kedatangan, hingga Senin (10/10) pukul 23.20, tersisa kloter 17 Surabaya yang seharusnya menutup kedatangan jamaah hari ini pada pukul 22.25 waktu Arab Saudi. Hari Minggu (9/10) sebanyak 14 kloter telah tiba di Tanah Suci (selain kloter 17 Surabaya), 6 kloter tiba di Madinah, sedangkan sisanya mendarat di Jeddah.

Dijadwalkan Senin (10/10) sebanyak 16 kloter mendarat di Tanah Suci melalui bandara King Abdul Azis International Airport (KAAIA) sebanyak 9 kloter, sedangkan sisanya akan mendarat di Madinah. Kloter terakhir yang akan mendarat pada Hari Senin adalah kloter 27 Solo dengan jumlah 375 jamaah, kloter ini akan mendarat di Jeddah.

READ MORE » Sekitar 50.000 Jama'ah Haji Tiba di Tanah Suci

Presiden Ajak Umat Sebarkan Ajaran Islam Secara Damai

Banten - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak umat Islam untuk menyebarkan ajaran yang sejuk dan damai demi kebaikan umat manusia.

"Kita memiliki tugas untuk menyebarkan Islam yang sejuk dan damai," kata Presiden saat menghadiri peringatan haul Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi al-Bantani, di Pondok Pesantren An-Nawawi, Serang, Banten, Jumat malam.

Kepala Negara mengatakan, Islam yang damai adalah salah satu ajaran dan teladan yang diwariskan oleh Syaikh Nawawi, seorang ulama besar Indonesia.

Selain itu, Syaikh Nawawi juga mengajarkan paham Islam yang moderat dan tidak ekstrim.

Menurut Kepala Negara, Islam pada dasarnya adalah ajaran yang mengedepankan nilai-nilai universal tentang kebaikan. Nilai-nilai kebaikan itu akan menginspirasi, sehingga menciptakan perdamaian dunia.

"Kita hargai keberagaman dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang majemuk, kritis, dan bermartabat," katanya.

Untuk mencapai semua itu, kata Presiden, umat Islam harus akrab dengan dunia pendidikan yang terbuka. Pendidikan yang baik akan membuka cakrawala tanpa harus meninggalkan jati diri dan nilai keagamaan. Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono berada di Pondok Pesantren An-Nawawi bersama sejumlah menteri, antara lain Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Mendiknas M. Nuh.

Pondok pesantren An-Nawawi dipimpin oleh KH Ma`ruf Amin pada 2001. Pesantren itu memiliki lembaga pendidikan formal tingkat dasar, menengah, dan atas. Sekitar 400 orang santri menimba ilmu di pesantren tersebut. Ratusan santri bersama warga Kampung Tanara, Serang, Banten berkumpul di pesantren untuk memperingati haul Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi al-Bantani.

Syaikh Nawawi Al-Bantani adalah salah satu ulama besar Indonesia. Dia lahir pada 1813 di Serang, Banten dan meninggal di Mekkah pada 1897.Ulama yang masih punya hubungan darah dengan Maulana Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati itu adalah salah satu pengajar di Makkah Al-Mukarramah.

Selama hidupnya, dia telah menghasilkan ratusan kitab yang menjadi rujukan bagi para siswa di berbagai negara. Ia menulis kitab dalam hampir setiap disiplin ilmu yang dipelajari di pesantren.

READ MORE » Presiden Ajak Umat Sebarkan Ajaran Islam Secara Damai

Ratusan Warga Antre Zakat di Rumah Dermawan

Yogyakarta - Ratusan warga beramai-ramai mendatangi rumah seorang dermawan yang akan membagikan zakat di Kampung Ledok Tukangan, Danurejan, Yogyakarta, Rabu (31/8). Sang dermawan yang bernama Heri Asih selalu memberikan zakat berupa uang tiap kali Lebaran.

Meski harus menunggu dan berdesakan, wargapun tetap antusias. Sejumlah warga senang dengan pemberian zakat ini. Selain bisa digunakan untuk tambahan belanja kebutuhan dapur, mereka juga menggunakannya untuk uang jajan. Heri Asih juga mengaku senang bisa berbagi kegembiraan.

Pembagian zakat juga dilakukan di Kota Pati, Jawa Tengah. Zakat yang dibagikan berupa paket bahan makanan pokok. Mereka yang ikut mengantre dengan cara menukar kupon terdiri dari tukang becak, buruh, dan pengamen. Hingga selesai acara berlangsung tertib dan aman.(JUM)


READ MORE » Ratusan Warga Antre Zakat di Rumah Dermawan

Puluhan PSK di Surabaya Belajar Salat

Bulan penuh ampunan dan berkah saat ramadan sangat dimanfaatkan 56 PSK Lokalisasi Bangunsari lebih mendekatkan diri dengan Tuhan. Mereka belajar dan berlatih salat.

Pelatihan salat ini diselenggarakan oleh Salah Satu Pondok Pesantren di Surabaya. Puluhan PSK itu juga mendapatkan tausiyah dan diberi mukena serta kerudung.

Koordinator Lapangan, Gatot Subiantoro mengatakan, para PSK juga diberi uang saku serta diwajibkan menandatangani surat pernyataan agar mereka tidak akan kembali ke lokalisasi.

Acara ini pun mendapat respon positif dari para PSK yang selama ini bekerja di lembah hitam. Ini terlihat dari target 30 PSK yang sebelummya dicanangkan membengkak menjadi 56 peserta saat hari pelaksanaan.

Saat ini di Lokalisasi Bangunsari ada 188 PSK. Jumlah ini sudah jauh berkurang dibanding tahun 1980 yang mencapai 3.500 orang. Sepanjang 2010, 9 PSK dipulangkan. Sedangkan tahun 2011 sudah ada 15 orang PSK yang dipulangkan.

READ MORE » Puluhan PSK di Surabaya Belajar Salat