http://www1.adsensecamp.com/show/click.php?sid=mRdDaoNm8jEfHjaXqGsflH3ruphn9bMloL0lNGftgL4%3D&mid=EjaJmS1dntm%2BX72MOzJDBQE8LK%2Fi2T92ec739JbynYU%3D&ogi=r1efHiL667Gw178F%2FwEKiwD6bAvnS98FPQzVjg73xyM%3D&omid=BQd02UEWA%2Fs%3D&chan=WB3ae77b+8A%3D&i=6zepDC1828IRA3NnZPI4x3y5wpnCV3PoyW5ZUNXhvNnNjvvVUPwD4yC5ALPkvmVH&r=S3bVBZ7uC8wCmvRpmt5qgx15VfAQVibWFgEk6cp8ypeT9DR6G2klxBQeXRxSdpEI0ExoTzy48Q%2F%2BY7zpAqYiXA%3D%3D&a=xHMulCJa2UOFnEPfzInWFAfTW4SZZC8wcztg31qspQrmhhJRxvOKbj7L8Xrjcyq4NdhBTaHVaYGQ8JZ5LlQdtXZlYikVkwaBQji7ZbeS7HgSHL5%2FxUQ%2BIk%2FlBGI9VYuZFkkvG4usQIrdUSVoTlbfSQ%3D%3D
Tampilkan postingan dengan label Berita Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Bola. Tampilkan semua postingan

Hasil Akhir Pertandingan LA Galaxy Menang Tipis Vs Timnas

JAKARTA - Tim LA Galaxy menang tipis 1-0 atas tim nasional Indonesia dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (30/11/2011). Satu-satunya gol anak asuhan Bruce Arena ini diciptakan oleh Robbie Keane pada babak pertama dan skor 1-0 tidak berubah sampai wasit meniupkan peluit panjang tanda babak kedua berakhir.

Di babak kedua, pelatih kedua tim menukar sejumlah pemain dengan pemain cadangan. Ritme permainan masih berlangsung cepat. Namun menjelang pertengahan babak kedua, LA Galaxy tampak berupaya menurunkan ritme permainan. Kelelahan menjadi salah satu faktor penyebab.

Hal ini ditangkap oleh Pelatih Rahmad Darmawan. Dia berusaha terus memainkan sepak bola cepat dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti yang memiliki kecepatan berlari yang baik.

Pada menit ke-52, Okto Maniani masuk menggantikan Andik Vermansyah. Bambang Pamungkas menggantikan Patrich Wanggai dan Mahadirga Lasut menggantikan Firman Utina pada menit ke-60. M Ilham masuk menggantikan Diego Michiels pada menit ke-64, serta memasukkan Hasim Kipuw untuk menggantikan Zulkifli Syukur pada menit ke-72.

Indonesia pun mencetak lebih banyak peluang emas daripada LA Galaxy dalam babak kedua. Pada menit ke-65, kerja sama Bambang dan M Ilham berhasil membawa bola ke depan. Bepe pun sempat menendangkan umpan yang dimaksudkan untuk Greg Nwokolo yang ada di depan gawang Saunders, tetapi mampu diamankan oleh bek LA Galaxy.

Tendangan keras Bepe kembali mengancam gawang LA Galaxy pada menit ke-78. Namun, eksekusi bola mati melalui tendangan bebas ini melebar tipis di kiri gawang. Pada menit ke-82, dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Okto gagal diselesaikan dengan baik oleh Ahmad Bustomi.

Bustomi memperoleh dua peluang emas berturut-turut untuk menyarangkan bola. Tendangan pertamanya terbaca oleh bek LA Galaxy, Jovan Kirovski, dan ditendang begitu saja. Bola liar ke depan gawang kemudian kembali ke kakinya dan Bustomi segera menendangkan bola langsung ke arah gawang. Namun, bola bergulir tipis di kiri gawang Saunders.

READ MORE » Hasil Akhir Pertandingan LA Galaxy Menang Tipis Vs Timnas

Andik Dapat Kostum Beckham

JAKARTA - Dikasari David Beckham, tapi akhirnya mendapat kenang-kenangan darinya. Itu yang dialami Andik Virmansyah. Dia akhirnya sukses bertukar kostum dengan Beckham.

Pada awal pertandingan, Andik Virmansyah memang sempat dijatuhkan David Beckham. Bahkan, pelanggaran Beckham pada menit ke-8 itu tergolong keras dan dari belakang pula.

Namun, kepada Andik Virmansyah pula Beckham akhirnya memberikan kausnya. Seusai pertandingan, Beckham yang ditarik pada menit ke-84, langsung diwawancarai sebuah stasiun televisi.

Satu pertanyaan baru meluncur, konsentrasi Beckham pecah. Sebab, ada pemain Indonesia yang memberi isyarat untuk bertukar kostum. Beckham pun mengiyakan.

Pemain itu tak lain Andik Virmansyah. Bahkan, saking tak sabarnya, Andik mendatangi Beckham yang masih diwawancara untuk menukar kostum. Beckham langsung meladeni dan memberi kausnya kepada Andik, sementara kaus Andik dia bawa.

Beckham tampak terkesan kepada sepak bola Indonesia. "Suporter luar biasa," komentarnya.

Kepada pemain muda Indonesia, Beckham meminta terus menikmati dan bermain.

READ MORE » Andik Dapat Kostum Beckham

Babak I LA Galaxy Unggul 1 - 0 Atas Timnas Selection

JAKARTA – Tim LA Galaxy untuk sementara berhasil unggul 1-0 di pertama, atas tim Indonesia Selection, dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Pertandingan antara Greg Nwokolo dkk melawan David Beckham Cs ini berlangsung cukup menarik. Tanpa diduga-duga, LA Galaxy yang tampil dengan hampir semua pemain utamanya, justru menampilkan permainan keras.

Beberapa kali tim juara MLS itu melakukan pelanggaran keras terhadap para pemain Indonesia. Salah satunya adalah tackling keras yang dilakukan oleh David Beckham terhadap pemain sayap Indonesia, Andik Vermansyah di menit ke-8. Sayangnya pelanggaran keras itu hanya berbuah peringatan dari wasit.

Tak hanya Beckham, striker asal Republik Irlandia, Robbie Keane juga beberapa kali melakukan pelanggaran terhadap para pemain Indonesia.

LA Galaxy berhasil menciptakan gol keunggulan mereka lewat Robbie Keane di menit ke-13. Gol itu berawal dari serangan balik cepat para pemain LA Galaxy ke lini pertahanan Indonesia. Mike Magee kemudian melepaskan umpan silang ke pertahanan Indonesia Selection.

Umpan Magee itu disambut seorang striker LA Galaxy, yang kemudian menyodorkan bola kepada Robbie Keane. Dengan tendangan yang tidak terlalu keras, mantan striker Liverpool itu mengarahkan bola ke sudut kiri gawang Indonesia yang dikawal oleh Andritany Adhriyasa , dan membuat LA Galaxy unggul 1-0.

Setelah gol itu, para pemain Indonesia mencoba meningkatkan tekanan ke pertahanan LA Galaxy. Sayangnya sejumlah serangan yang dibangun oleh Patrich Wanggai dkk, mampu dipatahkan oleh lini pertahanan LA Galaxy.

Sebaliknya tim tamu juga beberapa kali meraih peluang, termasuk dua tendangan yang membentur mistar gawang Indonesia. Hingga akhir babak pertama, LA Galaxy tetap unggul 1-0.

Susunan Pemain:

Indonesia Selection: Andritany Adhriyasa (12) GK, Diego Michiels (24), Egi Melgiansyah (8), Andik Vermansyah (21), Patrich Wanggai (27), Firman Utina (15) C, M. Ridwan (22), Hamka Hamzah (23), Greg Nwokolo (10), Victor Igbonefo (5), Zulkifli Syukur (3),

Cadangan: Kurnia Meiga (1) GK, Ahmad Bustomi (19), Bambang Pamungkas (20), Christian Gonzales (9), Hasim Kipuw (17), Octovianus Maniani (18), Mahadirga Lasut (16), Gunawan Dwi Cahyo (13), Muhammad Ilham (11)

LA Galaxy: Josh Saunders (12) GK, A.J Delagarza (20),Todd Dunivant (2), Sean Franklin (5), Omar Gonzalez (4), David Beckham (23), Landon Donovan (10) C, Juninho (19), Mike Magee (18), Adam Christman (17) Robbie Keane (14)

Cadangan: Brian Perk (24) GK, Gregg Berhalter (3), Frankie Hejduk (6), Dasan Robinson (29), Ryan Thomas (28), Chris Birchall (8), Paolo Cardozo (30), Hector Jimenez (16), Bryan Jordan (27), Dan Keaf (15), Jovan Kirovski (7), Dustin McCarty (21), Michael Stephens (26), Miguel Lopez (25), Jack McBean (32)

READ MORE » Babak I LA Galaxy Unggul 1 - 0 Atas Timnas Selection

David Beckham: Saya Pernah Liburan Di Indonesia

Kehadiran David Beckham ke Indonesia bukan untuk kali pertama. Bintang LA Galaxy ini mengaku pernah datang ke Indonesia untuk menjalani liburan beberapa waktu lalu.

Bila sebelumnya kedatangan Beckham tidak terlalu mendapatkan sambutan luar biasa, kali ini pemain asal Inggris itu bersama LA Galaxy menerima sambutan meriah dari penggemarnya sejak menginjakkan kaki di Bandara Soekarno-HAtta kemarin.

“Kami senang dengan sambutan yang diterima di Bandara. Sangat menyenangkan,” ujar Beckham dalam keterangannya kepada wartawan.

“Saya berterima kasih untuk dukungannya, baik fans yang mendukung saya atau tim. Kami ingin mendapatkan dukungan dari seluruh dunia. Karena itu, skami harus bermain dengan baik.”

“Saya sudah pernah ke Indonesia untuk liburan, tapi belum pernah bermain sepakbola di sini. Saya sangat tertarik untuk menjalani pertandingan besok. Tidak hanya saya, tapi juga teman-teman satu tim.”

Ditambahkan, kendati laga ini berlabel persahabatan, LA Galaxy tetap ingin memburu kemenangan. Beckham menilai pertandingan nanti akan berlangsung menarik, karena Indonesia Selection dipastikan juga ingin memberikan kemampuan terbaiknya.

“Kami datang ke sini mau menang. Setiap lawan yang kami hadapi pasti bagus. Tapi kami tetap menyimpan keyakinan untuk meraih kemenangan,” ucap Beckham.

“Ini pertama kali kami ke Indonesia. Saya sangat kelelahan setelah penerbangan yang lama. Tapi saya sangat tertarik, dan besok [Rabu] akan menjadi hari yang menyenangkan,” timpal Landon Donovan.

READ MORE » David Beckham: Saya Pernah Liburan Di Indonesia

Menpora: Garuda Muda Pantas Hadapi Beckham Cs.

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Malarangeng kecewa atas kekalahan tim nasional U-23 dalam laga final SEA Games XXVI di Stadion Gelora Bung Karno tadi malam. “Kita memang juara umum SEA Games, tapi kalau sepak bola kalah, seperti makanan tanpa sambal,” kata Andi seusai menonton pertandingan.

Meski demikian, Andi mengaku puas dengan permainan Titus Bonai dan kawan-kawan yang sudah tampil menyerang tapi kalah 4-3 dalam adu penalti. Menurutnya, pencapaian Garuda Muda merupakan awal kebangkitan sepak bola Indonesia dalam ajang SEA Games, setelah beberapa kali gagal menyabet medali.

Andi berharap agar Persatuan Sepak Bola Indonesia terus membina tim ini agar bisa lebih baik. Menurut dia, meski kalah dari Malaysia, Garuda Muda pantas berhadapan dengan klub LA Galaxy yang akan datang ke Indonesia bersama pemain bintangnya, David Beckham, akhir bulan ini.

”Saya kira mereka sudah pantas untuk menghadapi LA Galaxy nanti. Tim ini solid sekali, bagus sekali,” katanya.


READ MORE » Menpora: Garuda Muda Pantas Hadapi Beckham Cs.

Timnas U-23 Kebanjiran Bonus

(tribunnews.com) Kapten timnas U-23 Egi Melgiansyah
saat menerima bonus dari mantan KSAD George Toisutta (kiri)

















JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan bonus Rp 50 juta kepada setiap pemain tim nasional U-23 atas keberhasilan mereka meraih medali perak di cabang sepak bola SEA Games XXVI. Penyerahan bonus tersebut diserahkan oleh PSSI dalam acara syukuran di kediaman Arifin Panigoro, Selasa (22/11/2011) malam.

Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong, menjelaskan, bonus tersebut diberikan kepada 27 pemain dan 14 ofisial. Selain itu, Limbong juga menyatakan bahwa PSSI memberikan bonus sebesar Rp 20 juta kepada setiap pemain futsal. Futsal berhasil meraih medali perunggu setelah mengalahkan tim futsal Malaysia.

"Timnas U-23 mendapat perak. Jadi bonusnya lebih besar dari timnas futsal," kata Limbong.

Kantong para pemain timnas U-23 dipastikan bertambah tebal. Selain dari PSSI, tim nasional U-23 akan mendapatkan bonus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menjanjikan bonus Rp 50 juta kepada 11 pemain dan pelatih.

"Nanti bonus dari Menpora akan dibagi rata ke pemain lain dan ofisial yang jumlah totalnya 41 orang," ujar Limbong.

Indonesia sendiri harus puas dengan medali perak setelah kalah dalam drama adu penalti 3-4 (1-1) melawan Malaysia pada babak final, Senin (21/11/2011) malam.


READ MORE » Timnas U-23 Kebanjiran Bonus

Indonesia Kalah dalam Adu Penalti

JAKARTA - Indonesia kalah dari Malaysia dalam adu penalti pertandingan final cabang sepak bola SEA Games XXVI/2011 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/11/2011). Adu penalti dilakukan setelah kedua kubu bermain imbang 1-1 sampai akhir babak normal.

Indonesia unggul lebih dulu lewat gol Gunawan Dwi Cahyo pada menit kedua. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk bola hasil sepak pojok Okto Maniani, dan bola masuk sudut kanan atas gawang Che Mat Khairul Fahmi.

Malaysia menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui gol Omar Mohamad Asrarudin. Sambil menjatuhkan diri, ia menanduk umpan silang Bakhtiar Baddrol. Bola masuk sudut kanan bawah gawang Kurnia Meiga.

Indonesia sempat dominan dan agresif pada awal-awal pertandingan. Setelah lepas dari tekanan Malaysia, Indonesia menciptakan dua peluang emas melalui Andik Vermansyah dan Titus Bonai pada menit kedua. Kedua usaha itu dikandaskan kiper Che Mat Khairul Fahmi.

Selepas gol Gunawan, permainan berubah. Malaysia berusaha mengendalikan permainan dengan penguasaan bola dan Indonesia kesulitan merebut bola dan membangun koordinasi permainan yang rapi.

Hasilnya, selain kesulitan menciptakan peluang, Indonesia juga beberapa kali terancam. Pada menit ke-12, misalnya, Omar Mohamad Asrarudin, menyundul bola secara akurat dari tengah kotak penalti, tetapi bisa diblok Kurnia Meiga.

Setelah gol Titus Bonai pada menit ke-17 dianulir karena dinilai off-side, Malaysia melepaskan tiga tembakan, yang semuanya mentah membentur pagar betis Indonesia.

Indonesia mencoba keluar dari tekanan. Namun, akibat umpan yang tidak akurat dan kurangnya kemampuan merebut bola, usaha Indonesia tak menyusahkan Malaysia.

Di tengah kesulitan Indonesia membangun soliditas, Malaysia mencuri gol penyama kedudukan. Saat itu, bola sundulan Omar melewati dua pemain Indonesia, sebelum masuk gawang Kurnia Meiga.

Pada menit ke-47, Indonesia menciptakan ancaman, berupa tendangan bebas Egi Melgiansyah langsung ke gawang lawan. Namun, tembakannya bisa ditangkap Fahmi.

Malaysia membalas itu dengan tembakan Fakri dan Irfan pada menit ke-55, yang semuanya bisa dikandaskan Meiga.

Peluang emas kembali didapat Indonesia pada menit ke-60. Setelah mengontrol umpan Tibo dengan dada, Wanggai berusaha menembakkan bola. Namun, gerakannya kalah cepat dari Fahmi.

Setelah tembakan Wanggai pada menit ke-65 meleset dari sasaran, tak ada peluang berarti sampai Bakhtiar Baddrol mengeksekusi tendangan bebas langsung ke gawang pada menit ke-83. Tembakannya yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang bisa diantisipasi Kurnia Meiga.

Kedua kubu terus berusaha mencetak gol kedua. Namun, mereka sama-sama gagal melakukannya, sampai peluit berbunyi panjang.

Pada babak tambahan, Indonesia mampu menekan Malaysia, terutama pada babak tambahan kedua. Setidaknya ada tiga peluang yang diciptakan, tetapi gagal membuahkan gol.

Pada menit ke-100 dan ke-116, misalnya, Tibo dan Ramdahi melepaskan tembakan yang bisa ditangkap Fahmi. Pada menit ke-117, Tibo melihat sundulannya melesat ke atas mistar gawang Malaysia.

Adu penalti
1. Tibo: Gol. Bola masuk sudut kiri bawah gawang. Fahmi bergerak ke arah yang benar, tetapi kalah cepat dari bola. 1-0

2. Jasuli Mahali: Gol. Bola masuk sudut kiri atas gawang. Meiga melakukan gerak antisipasi ke arah kanan. 1-1

3. Gunawan Dwi Cahyo: Gagal. Tembakannya membentur tiang kanan gawang. Fahmi lagi-lagi menebak arah bola dengan benar. 1-1

4. Othman Mohamad Fandi. Gol. Bola masuk sudut kanan bawah gawang. Meiga salah menebak arah bola. 1-2

5. Egi Melgiansyah: Gol. Bola masuk tengah gawang. Fahmi menjatuhkan diri ke sisi kiri. 2-2

6. Saarani Ahmad Fakri: Gagal, tembakannya ke sudut kiri bawah diblok Meiga. 2-2

7. Abdulrahman: Gol. Tembakannya ke tengah gawang salah dibaca oleh Fahmi yang menjatuhkan diri ke sisi kiri. 3-2

8. Fadhli: Gol. Bola masuk sudut kanan atas. 3-3

9. Ferdinand Sinaga: Gagal. Tembakan ke sudut kanan bawah diblok. 3-3

10. Baddrol: Gol. Tembakannya sempat mengenai Meiga sebelum masuk ke gawang. 4-3

Susunan Pemain
Indonesia: 1-Kurnia Mega, 15-Hasim Kipuw, 13-Gunawan Dwi Cahyo, 28-Abdulrahman, 24-Diego Michels, 8-Egi Melgiansyah, 6-Mahardiga Lasut, 21-Andik Vermansyah, 10-Oktovianus Maniani, 25-Titus Bonai, 27-Patrich Wanggai

Cadangan: 12-Andritany, 5-Tericho Christiantoko, 14-Lukas Mandowen, 11-Ramdhani Lestaluhu, 28-Hendro Siswanto, 17-Ferdinan Sinaga, 7-Yongki Aribowo

Malaysia: 1-Che Mat Khairul Fahmi, 2-Jasuli Mahali, 3-Mohamad Azmi, 4-Mohamad Shas, 13-Saarani Ahmad Fahkri, 6-Omar Mohamad Asrarudin, 7-Fazail Mohamad irfan, 24-Ahmad Mohamad Muslim, 10-Bakhtiar Baddrol, 11-G. Kandasamy Gurusamy, 9-Ambumamee Thamil Arasu.

Cadangan: 20-Roslan Mohamad Izham Tarmizi, 15-Saidin Mohamad Amer, 17-Othman Mohamad Fandi, 21-Mansor Muhamad Nazmi, 28-Yong Kuong Yong, 8-Jusoh Abdul Shukur


READ MORE » Indonesia Kalah dalam Adu Penalti

RD, Siapkan Strategi Lawan Malaysia Nanti

Jakarta - Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, punya strategi khusus untuk meredam tim Malaysia di final sepakbola SEA Games XXVI. Salah satunya adalah menjaga keseimbangan menyerang dan bertahan.

Indonesia akan bertemu dengan Malaysia di final sepakbola SEA Games XXVI, Senin (21/11/2011) malam WIB. 'Garuda Muda' lolos usai menundukkan Vietnam, sementara Malaysia menyingkirkan Myanmar.

Gaya main Malaysia jelas berbeda dengan Vietnam yang cepat dan agresif. Mereka lebih disiplin dengan mengandalkan kolektivitas permainan.

"Malaysia gaya mainnya lebih mirip Singapura. Dia sabar, dia menunggu lawan masuk, kemudian kita salah, baru dia melakukan counter attack," ucap Rahmad seusai memimpin latihan di The Sultan Hotel, Minggu (20/11/2011) sore WIB.

Dengan lawan yang bertipe demikian, Rahmad meminta Egi Melgiansyah dkk. untuk tidak lengah dan terus mempertahankan keseimbangan tim.

"Harus disiplin menjaga keseimbangan menyerang dan bertahan. Itu kuncinya," tegasnya.

Rahmad belum tahu apakah timnya mampu memperagakan pressing football seperti saat menghadapi Vietnam. Sebab, gaya main seperti itu butuh energi besar.

"Ini akan sangat erat kaitannya dengan kondisi fisik pemain. Sudah saya jelaskan, bermain dengan cara seperti kemarin memang sangat menguras energi," ujarnya.

"Kalau kondisi fisik anak-anak siap, ya itu pilihan. Kita harus berhitung, apakah siap melakukan itu selama 90 menit. Kapan iya, kapan jangan," tutup Rahmad.

READ MORE » RD, Siapkan Strategi Lawan Malaysia Nanti

Skor 2 - 0 Lawan Vietnam Indonesia Melaju Ke Final

JAKARTA - Penyerang Indonesia asal Papua Titus Bonai mengikuti jejak Patrich Wanggai. Pada menit ke-87, tembakan keras Titus Bonai mampu merobek gawang Vietnam. Gol tercipta setelah Titus Bonai menyusuri serangan di sayap kanan. Mengecoh pemain bertahan Vietnam, Titus Bonai melepas tembakan keras. Bola keras Titus Bonai sempat membentur pemain bertahan Vietnam, dan mengecoh kiper Vietnam Tran Buu Ngoc. Indonesia pun unggul 2-0 atas Vietnam.

Sebelumnya, Anelka asal Indonesia, Patrich Wanggai mengakhiri kebuntuan Garuda Muda. Melalui aksi tembakan bebas, tendangan kaki kiri Wanggai merobek jala gawang Vietnam yang dikawal Tran Buu Ngoc pada menit ke-61.

Tendangan bebas Wanggai diperoleh Garuda Muda setelah kapten Egi Melgiansyah diganjar dua pemain Vietnam. Wanggai yang mendapat kesempatan sedikit cerdik. Ia menembak mendatar secara keras ke sisi kanan gawang Vietnam. Membentur pagar betis pemain Vietnam, bola tetap meluncur deras dan merobek jala gawang Vietnam. Indonesia pun sementara unggul 1-0 atas Vietnam.

Sebelumnya di babak pertama, laga timnas U-23 Indonesia kontra Vietnam berakhir imbang 0-0.Padahal, Indonesia tampil mendominasi di babak pertama semifinal cabang sepak bola SEA Games ke-26.

Bermain di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (19/11/2011), dengan dukungan puluhan ribu suporter, Indonesia terus mengepung pertahanan Vietnam. Atas serangan Garuda Muda tersebut, Kiper Vietnam Tran Buu Ngoc harus jatuh bangun mengamankan bola dari sepakan Egi Melgiansyah cs. Bahkan, Tran Buu Ngoc harus mendapat perawatan khusus pada menit ke-26 setelah salah jatuh saat mengantisipasi si kulit bundar.

Indonesia sempat mendapat kesempatan pada menit ke-17. Menyerang dari sayap kanan, Octavianus Maniani memberi umpan silang ke gawang Vietnam. Sayang, tak ada pemain Indonesia yang menyambut umpannya.

Dua menit berselang, Indonesia mendapat kesempatan dari bola mati setelah Diego Michels pada menit ke-18. Kapten Egi Melgiansyah pun mengambil kesempatan itu. Sayang, sepakan Egi masih bisa ditangkap Kiper Tran Buu Ngoc setelah membentur pemain Vietnam.

Garuda Muda kembali mendapat kesempatan pada menit ke-23. Memanfaatkan tendangan sudut, Titus Bonai melepas menyusuri sisi kanan Vietnam. Ia pun melepas tembakan keras ke gawang Vietnam. Lagi-lagi, Kiper Tran Buu Ngoc bermain cemerlang. Ia menepis bola hasil sepakan Titus Bonai.

Susunan Pemain:

Indonesia: Kurnia Meiga; Abdul Rahman, Gunawan Dwi Cahyo, Hasim Kipuw, Diego Michiels, Mahardiga Lasut, Egi Melgiansyah (Hendro Siswanto), Octovianus Maniani, Andik Vermansyah, Titus Bonai, Patrich Wanggai.

Cadangan: Yericho Cristiantoko, Yongki Aribowo, Ramdani Lestaluhu, Andritany Ardhiyasa, Lucas Mandowen, Ferdinan Sinaga, Hendro Siswanto, Seftia Hadi (not eligible), Stevie Bonsapia (not eligible).

Vietnam: Tran Buu Ngoc; Au Van Hoan (Duong Thanh Hao), Ngo Hoang Thinh (Le Hoang Thien), Hoang Dinh Tung (Nguyen Tuan Ang), Le Van Thang, Nguyen Van Quyet, Chu Ngoc Anh, Truong Huynh Phu, Pham Than Luong, Lam Anh Quang.

Cadangan: Nguyen Tuan Manh; Duong Thanh Hao, Nguyen Quoc Long, Le Hoang Thien, Bui Xuan Hieu, Dinh Thanh Trung, Hoang Van Binh, Nguyen Tuan Ang, Nguyen Thanh Long Giang.
tribunnews.com
READ MORE » Skor 2 - 0 Lawan Vietnam Indonesia Melaju Ke Final

Main Habis-habisan Indonesia kalah 0-1 Lawan Malaysia

Dihadapan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Utama Senayan Jakarta, Indonesia dikalahkan Malaysia 0-1 pada laga lanjutan Grup A Sea Games 2011, lewat gol Ibrahim Sahrul Aswari menit ke- 17 menit pada babak pertama. Dengan hasil ini, Malaysia memuncaki grup A dengan 10 poin dan Indonesia di peringkat dua dengan 7 poin.

Sulitnya menembus pertahanan Malaysia telah terlihat dibabak pertama. Ferdinan Sinaga dan Lukas Mandowen yang tampil atraktif di lapangan tengah, selalu dapat dipatahkan oleh pertahanan Malaysia.

Petaka terjadi dimenit ke-17, ketika serangan Indonesia digagalkan, sebuah umpan tarik kedepan yang cepat, dimanfaatkan dengan baik oleh Ibrahim Sahrul Aswari, pemain yang baru saja masuk menggantikan Wan Zaharul. Dengan cepat dirinya langsung berhadapan dengan kiper Indonesia. Satu sontekan yang pelan, membawa Malaysia unggul 0-1.

Setelahnya Indonesia mulai menyerang lewat pergerakan Lukas Mandowen dan Ferdinan Sinaga. Sayangnya barisan pertahanan rapi Malaysia, dapat mengagalkannya. Menit ke-36 Indonesia mendapat peluang melalui pergerakan Titus Bonai. Sayangnya peluang ini dapat diagagalkan. Hingga peluit megakhiri babak kedua, skor tidak berubah, tetap 0-1 untuk keunggulan Malaysia.

Babak kedua dimulai dengan serang bertubi-tubi Indonesia ke gawang Malaysia. Dua kali peluang emas Titus Bonai menit ke-47 dan 53 hampir membobol gawang Malaysia. Sayang, sepakannya ke kanan gawang terlalu melebar.

Menit ke-79, Okto Maniani yang menggantikan Lukas Mandowen hampir saja membobol Malaysia, namun tandukannya melayang diatas mistar gawang. Peluang terakhir Indonesia didapat Ferdinan Sinaga, sayang tembakannya lemah dan dapat ditangkap kiper Malaysia. Skor tidak berubah, Indonesia kalah 0-1 dari Malaysia.

Hasil ini membuat Indonesia harus menghadapi peringkat satu Grup B Vietnam. Sedangkan Malaysia menghadapi peringkat kedua Grup B yaitu Myanmar.

READ MORE » Main Habis-habisan Indonesia kalah 0-1 Lawan Malaysia

Wim Siap Dipecat

Rangkaian hasil buruk tim nasional senior Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, seakan mengancam posisi Wim Rijsbergen sebagai pelatih. Ia pun siap meninggalkan jabatannya, jika memang Garuda Merah Putih tidak membutuhkan jasanya lagi.

Kegagalan teranyar Bambang Pamungkas cs terekam dalam laga melawan Iran, Selasa malam, 15 November 2011. Pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno [SUGBK], Senayan, Jakarta, itu Indonesia menyerah 1-4.

Hasil tersebut melengkapi empat kekalahan dalam empat laga sebelumnya. Meskipun masih menyisakan satu laga melawan Bahrain, Indonesia sudah dipastikan tidak meraih tiket ke babak berikutnya lantaran belum sekalipun meraup poin.

Sebelumnya, Wim mengakui kualitas dan level Indonesia belum setara dengan ketiga rival di Grup E, yakni Iran, Bahrain dan Qatar. Ketika ditanya tentang komitmen dirinya sebagai pelatih, Wim dengan tegas menyatakan siap jika dituntut mengundurkan diri.

“Saya datang ke sini bukan karena uang, tapi berusaha untuk mengubah tim. Jika memang tidak dibutuhkan lagi, saya siap pergi,” aku pelatih asal Belanda tersebut.

Wim datang sebagai suksesor Alfred Riedl, yang diberhentikan secara mendadak oleh PSSI pimpinan Johar Arifin Husin dan Farid Rahman, pada Juli 2011. Tak sedikit para pecinta sepakbola Indonesia yang menolak kehadiran Wim, terlebih setelah deretan kekalahan skuad Garuda. Hal itu terbukti dengan sepinya tribun SUGBK malam tadi.

READ MORE » Wim Siap Dipecat

Indonesia Kalah 4 - 1 Lawan Iran

Bermain di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/11/2011), sejak menit awal timnas senior Indonesia tak berdaya. Bermain dengan strategi 4-4-2, Bambang Pamungkas Cs berada dibawah kendali timnas Iran. Iran yang berburu kemenangan, terus merangsek ke jantung pertahanan sejak menit awal.

Hanya butuh waktu enam menit, gawang Indonesia yang dikawal Hendro Kartiko pun harus kebobolan. Gol pertama Iran dicetak Milad Midavoodi setelah menerima umpan silang dari sayap kiri. Memanfaatkan pemain bertahan Indonesia yang terjatuh lantaran salah mengantisipasi umpan silang, Midavoodi pun dengan mudah menjebol gawang Hendro Kartika.

Tertinggal satu gol, timnas senior Indonesia kembali menjemput bola dari dalam gawang sendiri. Iran mencetak gol kedua pada menit ke-20. Gol ini dicetak Moutaba Jabari setelah menerima umpan dari Ghazi Najafabadi yang lolos dari jebakan offside.

Tertinggal dua gol, Indonesia kembali terkulai pada menit ke-24. Saat itu, giliran Gholam Reza Rezaei yang mencetak gol. Gol tercipta setelah kiper gaek Hendro Kartiko kalah berduel dalam merebut bola. Hendro yang meninggalkan gawangnya, berusaha merebut bola dengan menjatuhkan diri. Kalah fisik, upaya Hendro Kartiko tak mematikan langkah Gholam Reza. Gholam Reza pun melepas tembakan keras ke sudut kanan gawang Indonesia yang telah ditinggalkan Indonesia.

Kapten Timnas Indonesia Bambang Pamungkas memperkecil ketertinggalan gol atas Iran. Melalui skema kerjasama apik, sundulan Bambang Pamungkas merobek jala Mahdi Rahmati pada menit ke-43.

Gol mantan pemain Persija ini tercipta setelah Mahyadi Panggabean dari sayap kiri melepas umpan ke tiang jauh gawang Iran. Umpan Mahyadi pun diteruskan Samsul Arif Munip ke tengah kotak penalti. Walau dikawal pemain bertahan Iran, Bambang Pamungkas dengan melompat menyambut umpan Samsul Arif. Tandukan Bambang Pamungkas yang mengarah ke gawang Iran ini pun meluncur deras. Indonesia pun mampu memperkecil ketertinggalan gol 1-3 pada babak pertama.

Di babak kedua, Indonesia kembali kebobolan. Gol tercipta melalui Javad Nekonam dari kotak penalti pada menit ke-72. Penalti diberikan setelah pemain pengganti Benny Wahyudi melanggar pemain Iran di kotak penalti. Indonesia pun harus tertinggal 1-4 atas Iran di babak kedua.

Susunan Pemain
Indonesia: Hendro Kartiko; Fandi Mochtar, Hariono, Cristian Gonzales, Samsul Arif Munip, Wahyu wijiastanto, Mahyadi Panggabean, Bambang Pamungkas, Supardi, Muhammad Ridwan, Hamka Hamzah.

Cadangan: Benny wahyudi, Zulkifli Syukur, Purwoko Pratomo, Toni Sucipto, Boaz Solossa, Firman Utina, Muhamad Robi, Muhammad Ilham, Samsidar, Ahmad Bustomi.

Iran: Mahdi Rahmati; Hossen Mahini, Ehsan Haji Safi, Jalal Hosseini, Hadi Aghili, Javad Nekonam, Milad Midavoodi, Gholam Reza Rezaei, Anderanik Teymourian, Moutaba Jabari, Ghazi Najafabadi.

Cadangan: Mohammad Nori, Mohammad Reza Khalatbari, Karim Ansari Fard, Shahab Gordan, Hossen Kaebi, Pejman Montazeri, Mazyar Zare, Hossein Badamaki, Javad Kazameyan, Mohsen Mosalman, Ali Reza Haghighi, Mehrdad Pooladi.


READ MORE » Indonesia Kalah 4 - 1 Lawan Iran

Timnas Senior Akan Tampil Habis-habisan

JAKARTA - Tim nasional Indonesia akan menjalani laga kandang terakhir di Pra-Piala Dunia 2014, Selasa (15/11/2011) besok, dengan menjamu pemimpin klasemen sementara, Iran, di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga ini akan dimanfaatkan dengan baik oleh timnas senior untuk meraih poin perdana. Untuk itu, pasukan Wim Rijsbergen tersebut akan tampil habis-habisan di depan pendukungnya sendiri.

"Menghadapi Iran, kami akan melakukan yang terbaik. Kami sudah pelajari permainan Iran saat menghadapi Bahrain untuk mengetahui cara apa yang bisa digunakan agar kita punya kesempatan memperoleh poin. Besok kesempatan kita yang paling besar meraih poin, baik itu menang atau seri asal jangan sampai kalah," ungkap asisten pelatih Liestiyadi dalam konferensi pers jelang laga, Senin (14/11/2011).

Hampir sama dengan Liestiyadi, kapten timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, juga berharap Indonesia bisa meraih poin di laga perdana ini.

"Pertandingan besok bukan lagi pertandingan penentuan untuk kami, tetapi setidaknya kami bisa mengakhiri kualifikasi dengan baik," kata Bambang.

Bambang kemudian menilai timnya kini dalam posisi kurang mengenakkan. Meraih kekalahan dalam empat laga Pra-Piala dunia, menurutnya, bukanlah hasil yang mereka inginkan.

"Empat kekalahan berturut-turut merupakan hasil yang menyedihkan dan memalukan. Kami sudah melakukan semampu kami untuk memenangkan pertandingan," ungkapnya.

Sayangnya, dalam laga ini, Indonesia juga mungkin belum bisa menurunkan duo naturalisasinya, Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo. Menurut Liestiadi, masalah administrasi kedua pemain tersebut masih belum juga selesai.

"Kami masih akan menunggu informasi terbaru dari PSSI apakah keduanya bisa dimainkan," tambah Liestiadi.

READ MORE » Timnas Senior Akan Tampil Habis-habisan

3-1 Garuda Muda Kalahkan Thailand

Seperti prediksi sebelumnya, Pertandingan Indonesia melawan Thailand dalam ajang SEA Games XXVI 2011 malam ini berlangsung panas. Antusias penonton yang menghadiri pertandingan pada Minggu (13/11) 20.00 WIB di Stadion Utama gelora Bung Karno, Jakarta juga lebih heboh dari dua pertandingan sebelumnya.

Indonesia berhasil bermain bagus di babak pertama, ditambah dengan keunggulan di babak kedua setelah Thailand dipaksa bermain hanya dengan 9 orang.

Dengan kemenangan ini, Timnas U-23 dipastikan lolos ke babak semifinal SEA Games XXVI 2011. Garuda Muda terbang makin tinggi!

Jalannya pertandingan

Dua menit di babak pertama ini Thailand menyerang dua kali seolah terburu-buru ingin mengeksekusi bola. Sejak kick off dilakukan, Thailand memang mengambil inisiatif menyerang.

Menit ke-5 Indonesia mendapatkan peluang namun sayang tak bisa dimanfaatkan Patrich Wanggai dkk.

Kartu kuning pertama untuk pemain Bunmathan Theeraton. Theeraton yang berbuat curang saat menendang bola yang sudah out ini terlihat oleh wasit. Akhirnya di menit ke-12 Theeraton harus rela dikeluarkan akibat kartu merah. Kartu kuning kedua ini karena Theeraton menarik dan memegangi wajah Hendro Siswanto.

Thailand yang harus bermain dengan 10 orang saja hampir kebobolan di menit ke-17 saat serangan dilancarkan oleh Patrich Wanggai.

Lagi-lagi peluang untuk Indonesia di menit ke-21 gagal dimanfaatkan. Tibo yang mendapat umpan lambung menyerang balik Thailand. Tendangan penjuru bagi Indonesia ditangkap mudah oleh Ukrit Wongmeema.

Indonesia akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-32 lewat sundulan kencang Titus Bonai. Hasyim Kipu yang memberikan gerak tipu pada pemain bertahan Thailand kemudian mengumpan bola lampung yang disambut sangat baik oleh Tibo. Indonesia unggul 1-0 di babak pertama.

Babak kedua

Pada menit ke-49, Indonesia harus diganjar hukuman penalti setelah Abdul Rahman melakukan pelanggaran terhadap Sarach Yooyen. Thailand berhasil mengambil penalti dan menyamakan kedudukan 1-1.

Peluang Indonesia lewat Titus Bonai terjadi di menit ke-61. Tendangan Tibo di sudut kiri gawang Ukrit Wongmeema berbuah tendangan pojok. Indonesia akhirnya menambah gol lagi lewat Patrich Wanggai yang memanfaatkan dengan baik tendangan penjuru. Indonesia unggul 2-1.

Makin memanas, kartu kuning harus diterima oleh Sarach Yooyen di menit ke-65 setelah melakukan pelanggaran terhadap Abdul Rahman. Kartu kuning diterima lagi oleh pemain Indonesia di menit ke-7, kali ini giliran Mahardiga L.

Thailand dipaksa bermain dengan 9 orang saja setelah kartu merah kedua diberikan wasit asal Korea Selatan. Pelanggaran terhadap Andik itu harus dibayar mahal oleh C. Ekkasit.

3-1 skor bagi Garuda Muda! Tak serakah, Patrich Wanggai memberikan umpan kepada Ferdinand Sinaga. Gol yang sangat cantik ini membuat Indonesia makin unggul di menit ke-90. Indonesia menang atas Thailand 3-1.


READ MORE » 3-1 Garuda Muda Kalahkan Thailand

2 - 0 Kemenangan Indonesia Atas Singapura

Titus Bonai
Timnas SEA Games Indonesia berhasil mengamankan tiga poin usai menekuk timnas U-23 Singapura dengan skor 2-0 pada penyisihan Grup A. Dua gol Indonesia dicetak duo penyerang asal Papua, Patrich Wanggai dan Titus 'Tibo' Bonai.

Dengan hasil ini, Indonesia sementara memimpin klasemen Grup A dengan torehan sempurna enam poin dari dua laga yang telah dilakoni. Di pertandingan perdana, Garuda Muda berhasil mencukur Kamboja 6-0. Sedangkan Singapura mengoleksi empat poin dari sekali menang, sekali seri dan sekali kalah.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat 11 November 2011, timnas U-23 Indonesia langsung membuat kejutan. Pertandingan belum genap satu menit, Patrich Wanggai langsung membuat Indonesia unggul 1-0.
Wanggai sukses meneruskan umpan terobosan Tibo dengan tendangan mendatarnya guna menjebol gawang Singapura.

Pada menit 16, Wanggai berpeluang mencetak gol kedua. Sayang kali ini tembakan Wanggai berhasil ditepis kiper Singapura Mohamad Izwan Bin Mahmud dan hanya berbuah sepak pojok.

Perjuangan Singapura mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 22. Navin Vanu diganjar kartu merah oleh wasit setelah menampar Mahadirga Lasut di kotak penalti Indonesia.

Unggul jumlah pemain, Indonesia tampil lebih percaya diri. Hasilnya, Merah Putih berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Titus Bonai setelah sebelumnya mampu melewati dua bek Singapura. Tendangan keras mendatar Tibo dari luar kotak penalti terlambat dihadang kiper Singapura.

Keunggulan 2-0 ini akhirnya bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, stamina kedua tim tampak terkuras karena laga digelar pada siang hari. Hasilnya, permainan tak semenarik seperti di babak pertama. Peluang pun tak banyak tercipta sepanjang babak kedua.

Namun Singapura yang bermain dengan 10 pemain justru lebih mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit 53, tendangan jarak jauh dari Khairul Nizam hampir menjebol gawang Kurnia Mega. Beruntung, kiper handal Indonesia ini masih sigap mengagalkannya.

Indonesia mencoba membalas lewat aksi Wanggai pada menit 66. Berawal dari pelanggaran terhadap Diego Michel di luar kotak penalti Singapura, Wanggai yang maju sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan keras. Sayang bola masih mengarah ke kiper Singapura.

Namun peluang terbaik di babak kedua menjadi milik Singapura lewat aksi sang kapten Harris Harun di menit 87. Beruntung, tendangan bebas Harris Harun masih bisa digagalkan tiang gawang Kurnia Mega. Alhasil skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan pemain
Singapura: Mohamad Izwan Bin Mahmud (GK), Muhamad Safuwan Bin Baharudin (Zulfahmi, 41'), Mohamad Afiq Bin Yunos, Navin Neil Vanu, Muhammad Hafiz Bin Abu Sujad, Shahdan Bin Sulaiman, Muhamad Irwan Shah Bin Arismail, Muhamad Yasir Bin Hanapi, Harris Harun (C), Muhammad Shahir Bin Hamzah (Yasir, 30'), Muhammad Khairul Nizam

Indonesia: Kurnia Mega (GK), Seftia (Gunawan Dwi Cahyo, 60')Mahardirga Lasut, Egi Melgiansyah (C) (Ramdani Lestaluhu, 58'), Octovianus Maniani, Hasim Kipuw, Ferdinan Sinaga (Andi Virmansyah, 80'), Diego Michiels, Titus Bonai; Patrich Wanggai, Abdul Rahman


READ MORE » 2 - 0 Kemenangan Indonesia Atas Singapura

Indonesia Menang 6 - 0 Lawan Kamboja

JAKARTA – Tim Nasional U-23 Indonesia menggelar pesta gol saat menjamu Tim Nasional Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (7/11/2011). Indonesia menghajar Kamboja dengan enam gol tanpa balas dalam penampilan perdananya dalam laga lanjutan Grup A SEA Games XXVI cabang sepak bola.

Empat gol pertama dicetak pada babak pertama melalui tendangan dan sundulan Titus Bonai, Patrich Wanggai dan Gunawan Dwi Cahyo. Tak sekalipun Kamboja dibiarkan menyarangkan gol di gawang Kurnia Meiga.

Meski sudah unggul dengan perbedaan skor yang jauh, para punggawa “Garuda Muda” tampaknya masih haus mencetak gol. Dua gol disarangkan kemudian ke gawang Kamboja melalui kaki Andik Vermansyah dan Ramdhani Lestaluhu.

Andik yang masuk menggantikan Ferdinand Sinaga pada menit ke-61 menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang mengandalkan kecepatan. Pada menit-80, Andik yang berlari dengan sangat cepat membawa bola melewati satu gelandang bertahan Kamboja ke dalam kotak penalti Kamboja. Pemain Persebaya ini pun berhasil menyarangkan bola ke gawang Sou Yati dengan tendangan kerasnya yang mengarah langsung ke sisi kiri gawang.

Gol terakhir Indonesia dieksekusi oleh Ramdhani Lestaluhu pada menit ke-84. Andik kembali berlari dengan sangat cepat dari arah sisi kiri dan segera melepaskan umpan cantik ke depan gawang. Bola yang melintas dengan indah pun dapat dengan mudah diceploskan oleh Lestaluhu yang berada persis di depan gawang Sou Yati.

Para pemain Timnas U-23 sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang emas lainnya melalui kaki Patrich Wanggai, Oktovianus Maniani, Titus Bonai dan Andik Vermansyah. Sayang, eksekusinya masih kurang akurat.

Sementara itu, Kamboja sempat bermain dengan cepat dan beberapa kali mengancam gawang Kurnia Meiga di awal babak kedua. Namun kemudian, sejumlah upaya penyerangan mereka dengan mudah dipatahkan oleh lini tengah Timnas U-23 Indonesia.

Pada menit ke-45, pemain Kamboja Chhin Chhoeun menendang bola dengan keras dari sisi kiri dan mengarah langsung ke gawang Indonesia. Namun, Meiga mampu menepis bola ke atas gawang.

Semenit kemudian, penyerang Kamboja Phourng Soksana yang tampak tak pernah lelah berhasil menembus lini pertahanan Indonesia dan membawa bola ke kiri depan gawang Meiga. Sayangnya, eksekusinya terlalu lemah. Sementara itu, pada menit ke-52, Soksana kembali berhasil membawa bola mendekati gawang Indonesia, tapi berhasil dihalau oleh Hendro Siswanto. Pergerakan Soksana menjadi catatan penting untuk lini pertahanan Timnas U-23 Indonesia.


READ MORE » Indonesia Menang 6 - 0 Lawan Kamboja

Malaysia Vs Singapura Berakhir 0-0

Malaysia Vs Singapura Di Sea Games 2011
Juara bertahan SEA Games, Malaysia hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Singapura pada laga perdana Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin sore, 7 November 2011.

Dengan hasil ini, kedua tim kini sama-sama memimpin Grup A dengan perolehan satu poin. Adapun Indonesia melawan Kamboja baru akan bermain setelah laga ini, sementara Thailand baru akan bertanding dua hari lagi.

Pada menit-menit awal Singapura sempat mendikte pertandingan. Namun, di atas menit ke-25, Malaysia mulai menemukan bentuk permainan mereka.

Bola-bola pendek dialirkan dari lini ke lini oleh Bakhtiar Baddrol dan kawan-kawan. Peluang emas sempat didapat pemain Malaysia pada menit ke-36.

Dari sisi kanan, Ibrahim Syahrul Azwari sukses menerobos ke kotak penalti dan melepas tendangan keras. Namun, apa boleh buat, tembakannya melenceng dari sasaran.

Singapura baru bisa balas mengancam pada menit ke-44. Adalah Muhammad Fazil Bin Ayob yang melepas tembakan dari sudut sempit kotak penalti. Sayangnya, bola mampu ditepis kiper Che Mat Khairul Fahmi.

Memasuki babak kedua, Malaysia masih mengendalikan pertandingan. Serangan demi serangan terus dibangun melalui sayap kanan yang ditempati Ibrahim Syahrul Azwari.

Beberapa peluang bagus pun tercipta. Namun sayangnya, hingga peluit akhir berbunyi, tim berjuluk Harimau Malaya itu gagal memecah kebuntuan.

Susunan pemain
Singapura: Mohamad Izwan Bin Mahmud, Muhammad Safuwan Bin Baharudin, Mohammad Afiq Bin Yunos, Navin Neil Vanu, Safirul Bin Sulaiman, Shahdan Bin Sulaiman, Muhammad Irwan Shah Bin Arismail (Muhammad Yasir Bin Hanapi 59'), Muhammad Fazil Bin Ayob (Muhammad Khairul Nizam 67'), Harris S/O Harun, Muhammad Shahrir Bin Hamzah, Muhammad Zulfahmi Bin Mohd Arifin

Malaysia: Che Mat Khairul Fahmi, Mohd Shas Mohamad Fadhli, Omar Mohd Asraruddin, Ambumamme Thamil Arasu (Wan Zakaria Wan Zaharul 63'), Bakhtiar Baddrol, G. Kandasamy Gurusamy, Saarani Ahmad Fakri, Othman Mohamad Fandi, Ibrahim Syahrul Azwari Ramlan Izzaq Faris 79'), Jusoh Abdul Shukur, Ahmad Mohamad Muslim


READ MORE » Malaysia Vs Singapura Berakhir 0-0

Timor Leste Sukses Taklukkan Filipina, 2-1

Penyerang Timnas Filipina, Manuel Ott
JAKARTA - Filipina harus mengakui kekuatan Timor Leste. Pada pertandingan yang digelar di stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Filipina ditekuk 2-1 oleh Timor Leste, Senin (7/11/2011).

Ini merupakan kekalahan kedua Filipina. Sebelumnya Filipina juga ditekuk Vietnam, Kamis (3/11) lalu dengan skor 3-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada pertandingan pertama SEA GAMES XXVI cabang olahraga (cabor) Sepak bola.

Timor Leste tampil apik di babak pertama. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Fernando Pinto cs. Gol pembuka Timor Leste diciptakan strikerbernomor 25, Murilo Ribeiro De Almeida, di menit ke-17 melalui operan matang dari Antonio Marcos Sousa di kotak penalti yang diteruskan dengan tendangan pelan ke arah kanan gawang kiper Filipina.

Gol tersebut merupakan gol ketiga Murilo sepanjang pertandingan Grup B berlangsung.

Filipina mampu membalas dengan gol yang diciptakan Jose elmer Porteria dengan memanfaatkan umpan dari De Jong dari sisi kiri.

Namun babak kedua dibalas lagi oleh Timor Leste melalui gol dari Diogo Santos Rangel di menit ke-46.

Hingga menit terakhir babak kedua, Filipina mampu melancarkan serangan-serangan, namun apa daya, kekuatan pertahanan Timor Leste cukup solid membendung serangan Filipina.


READ MORE » Timor Leste Sukses Taklukkan Filipina, 2-1

Nama-nama Baru Timnas Garuda Ikut Latihan

JAKARTA - Mulai hari ini timnas senior menjalani pemusatan latihan (TC) di Stadion Manahan Solo. TC digelar untuk menghadapi laga lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup Grup E. Pada 11 November Bambang Pamungkas dkk akan menghadapi Qatar (away) dan 15 November menjamu Iran di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK).

Menghadapi partai penentuan nasib itu, kemarin manajemen timnas mengumumkan 26 nama pemain yang dipanggil ikut TC. Dari jumlah itu terdapat muka-muka baru. Beberapa nama yang sebelumnya masuk sekarang terpental.

Di antara yang terbuang adalah kiper Markus Horison. Sebagai ganti pelatih Wim Rijsbergen memanggil dua penjaga gawang lagi. Yaitu kiper yang saat ini memperkuat Mitra Kukar Hendro Kartiko dan Samsidar (Semen Padang).

Selain Hendro kartiko dan Samsidar, empat nama baru dimasukkan Wim Rijsbergen. Di antaranya dua pemain naturalisasi Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo.

Dua pemain baru lainnya adalah bek sayap Sriwijaya FC Mahyadi Panggabean dan bek kiri Persisam Samarinda Fandi Muchtar. "Kami optimistis timnas senior bakal memetik hasil positif di Qatar," kata Bernhard Limbong, penanggungawab Timnas, senin (31/10). "Soal pemain yang dipilih mengikuti pemusatan latihan, itu sepenuhnya hak pelatih untuk menetukannya," sambung Limbong.

Timnas senior akan menjalani pemusatan di Solo, karena lapangan yang tersedia di Jakarta sedang disiapkan untuk mendukung dan menggelar SEA Games 2011.

Daftar pemain yang ikut TC di Solo :
Penjaga gawang: I Made Wirawan, Hendro Kartiko, Syamsidar, Ferry Rotinsulu.

Bek: Zulkifli Syukur, M. Roby, Hamka Hamzah, Benny Wahyudi, Purwaka Yudi, Richardo Salampessy, Supardi, Wahyu Wijiastanto, Fandy Muchtar, Mahyadi Panggabean, Victor Igbonefo.

Gelandang: Toni Sucipto, Hariono, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Muhammad Ridwan, Muhammad Ilham.

Penyerang: Christian Gonzales, Bambang Pamungkas, Boaz Solossa, Greg Nwokolo, Samsul Arif.

READ MORE » Nama-nama Baru Timnas Garuda Ikut Latihan

Timnas U23 Ketemu Malaysia dan Thailand di SEA Games

Jakarta - Target memetik emas bagi tim sepak bola nasional (timnas) U23 di ajang SEA Games XXVI 11-22 November mendatang agaknya tak akan mudah. Sebab hasil undian sore ini menempatkan tim asuhan Rahmad Darmawan berada di grup neraka.

"Kita berada di grup kelas berat semua. Malaysia adalah juara bertahan dan Thailand statistiknya sangat bagus. Tapi kami tidak akan gentar, target tetap emas karena kekuatan masing-masing tim sudah diketahui pelatih Rahmad Darmawan," kata Penanggung Jawab Timnas Bernhard Limbong usai drawing cabang sepakbola SEA Games di Studio RCTI, Rabu, 19 Oktober 2011.

Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, Thailand, dan Kamboja. Sementara Grup B ada Vietnam, Laos, Brunei, Timor Leste, Myanmar, dan Filipina. Limbong mengatakan perhatian timnas saat ini akan terfokus pada dua kekuatan utama di Grup A, yakni Malaysia dan Thailand. "Timor Leste juga kuat," katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan Sekretaris Jenderal Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) Azuddin Ahmad. Ia mengatakan Grup A sebagai grup maut. Meski Malaysia juara di SEA Games sebelumnya, kata dia, tak akan mudah mempertahankan medali emas di SEA Games kali ini. "Tiap-tiap tim kini memiliki permainan yang hebat. Persiapan mereka juga telah matang," katanya.

Sementara perwakilan dari Timor Leste mengatakan mereka akan menghadapi tim kuat di Grup B, yakni Vietnam. Meski begitu mereka berjanji tak akan memudahkan langkah Vietnam memetik emas. "Kami akan memberikan perlawanan maksimal," kata perwakilan Timor Leste tersebut.

Saat ini pelatih Rahmad Darmawan telah menyetorkan 20 nama dari 30 nama pemain timnya yang akan berlaga ke Indonesia SEA Games XXVI Organizing Committee (Inasoc). Ke-20 nama itulah yang akan bertarung di grup neraka. "Sebanyak 20 nama sudah disetor, tapi saya tidak bisa menyebutkan namanya," kata Manajer Timnas U23 Roso Daras ketika dihubungi.

Komposisi tim yang akan bertanding di SEA Games ini berbanding terbalik dengan SEA Games di Laos 2009 lalu. Saat itu yang jadi grup neraka adalah Grup A dengan komposisi Thailand, Vietnam, Malaysia, Timor Leste, dan Kamboja. Indonesia saat itu berada di Grup B bersama Laos, Singapura, dan Myanmar.

Saat itu tim besutan pelatih asal Uruguay, Alberto Bica, terhenti di babak penyisihan tunduk 1-3 dari Myanmar di Stadion Nasional Laos. Dua pertandingan sebelumnya mereka juga gagal memetik kemenangan: ditahan imbang Singapura 2-2 dan kalah 0-2 dari Laos.

READ MORE » Timnas U23 Ketemu Malaysia dan Thailand di SEA Games