http://www1.adsensecamp.com/show/click.php?sid=mRdDaoNm8jEfHjaXqGsflH3ruphn9bMloL0lNGftgL4%3D&mid=EjaJmS1dntm%2BX72MOzJDBQE8LK%2Fi2T92ec739JbynYU%3D&ogi=r1efHiL667Gw178F%2FwEKiwD6bAvnS98FPQzVjg73xyM%3D&omid=BQd02UEWA%2Fs%3D&chan=WB3ae77b+8A%3D&i=6zepDC1828IRA3NnZPI4x3y5wpnCV3PoyW5ZUNXhvNnNjvvVUPwD4yC5ALPkvmVH&r=S3bVBZ7uC8wCmvRpmt5qgx15VfAQVibWFgEk6cp8ypeT9DR6G2klxBQeXRxSdpEI0ExoTzy48Q%2F%2BY7zpAqYiXA%3D%3D&a=xHMulCJa2UOFnEPfzInWFAfTW4SZZC8wcztg31qspQrmhhJRxvOKbj7L8Xrjcyq4NdhBTaHVaYGQ8JZ5LlQdtXZlYikVkwaBQji7ZbeS7HgSHL5%2FxUQ%2BIk%2FlBGI9VYuZFkkvG4usQIrdUSVoTlbfSQ%3D%3D
Tampilkan postingan dengan label Indonesiaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesiaku. Tampilkan semua postingan

Arkeolog: Piramida di Indonesia Tak Masuk Akal

JAKARTA - Arkeolog Dr Bambang Sulistyanto menyatakan bahwa kemungkinan temuan piramida di Gunung Sadahurip, Kabupaten Garut, dari aspek arkeologi tidak masuk akal karena Indonesia tidak mengenal kebudayaan piramida.

Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional tersebut, di Jakarta, Minggu (18/12/2011), piramida merupakan kebudayaan Mesir dari abad Sebelum Masehi, sedangkan kebudayaan Indonesia kuno bukanlah piramida, melainkan punden berundak pada masa prasejarah dan candi pada era klasik atau periode Hindu-Buddha.

"Lebih dari seperempat abad saya belajar arkeologi, baru kali ini saya mendengar adanya dugaan piramida di Indonesia. Kebudayaan Indonesia kuno itu tidak mengenal piramida, tetapi sangat akrab dengan bangunan suci bernama punden berundak atau candi," katanya.

Bambang berkomentar, di lereng barat Gunung Lawu memang ada bangunan suci yang bentuknya mirip piramida yang terpancung atapnya, namanya Candi Sukuh, yang dibangun sekitar abad ke-15 Masehi. Namun, Candi Sukuh sangat berbeda baik fungsi maupun maknanya dengan piramida di Mesir.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief mengatakan bahwa tim katastropik purba menemukan dugaan adanya bangunan berbentuk piramida di Desa Sadahurip Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang cukup mengagetkan.

Andi menambahkan dari beberapa gunung yang di dalamnya diduga ada bangunan menyerupai piramida, setelah diteliti secara intensif dan uji "karbon dating", dipastikan umurnya lebih tua dari Piramida Giza.

Ditegaskan Bambang, temuan piramida di Garut memerlukan bukti ilmiah karena, jika tidak, maka ia tidak bisa memercayainya.

"Boleh-boleh saja orang menduga, tetapi soal kebenarannya, nanti dulu. Tanpa bermaksud merendahkan pandangan, pendapat atau dugaan para ahli, adanya piramida di Sadahurip perlu pembuktian secara ilmiah," katanya.

Pengujian yang diperlukan untuk membuktikan kebenaran dugaan tersebut, menurut dia, melalui pengujian ekskavasi (penggalian) sehingga bisa dibuktikan sejelas-jelasnya.

"Tapi apa mungkin menggali Gunung? Sampai berapa meter batas kedalamannya? Dan berapa luas diameternya? Harus dipikirkan berapa kubik tanah galian yang harus digali dan dibuang ke mana? Apa malah tidak merusak lingkungan?" ujarnya bertanya-tanya.

Ia juga tidak bersedia berkomentar soal uji georadar yang disebutkan sudah dilakukan oleh tim tersebut di Gunung Sadahurip karena merasa bukan ahlinya.

"Saya tidak yakin ada ahli yang berpendapat begitu. Jangan-jangan itu pendapat atau pelintiran wartawan saja," katanya.

Menurut dia, seharusnya Indonesia bangga mempunyai Candi Borobudur dan Prambanan yang berasal dari abad ke-9 Masehi yang tak kalah tingginya dengan peradaban piramida.

READ MORE » Arkeolog: Piramida di Indonesia Tak Masuk Akal

Daftar Perolehan Medali Sementara

Palembang - Sampai hari kedua Sabtu (12/11) pukul 22.50, kontingen Indonesia menduduki peringat pertama perolehan medali sebanyak 47 medali, yaitu 23 emas, 15 perak, dan sembilan perunggu. Berikut daftar perolehan sementara medali kontingen peserta SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang yang dikutip dari Antara hingga pukul 22.50 WIB, Sabtu.
Perolehan Sementara Medali SEA Games 2011
Negara Emas Perak Perunggu Jumlah
Indonesia  23  15  9  47
Singapura  8  7  8  23
Vietnam  6  9  9  24
Thailand  6  7  10  23
Filipina  3  2  6  11
Malaysia  2  5  6  13
Myanmar  0  3  2  5
Laos  0  0  4  4
Kamboja  0  0  1  1
Brunei Darusalam  0  0  0  0
Timor Leste  0  0  0  0
READ MORE » Daftar Perolehan Medali Sementara

Peran Tokoh Agama Dibutuhkan di Papua

JAKARTA - Kekerasan di Papua tak akan pernah benar-benar berakhir bila pemerintah tidak melakukan pendekatan melalui tokoh agama. Pendekatan secara militer justru memperuncing konflik di tanah tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh aktivis dari Institute for Interfaith Dialogue in Indonesia (Interfidei) Elga Joan Sarapung di Gedung Griya Upakara, Jakarta, Minggu (6/11/2011).

Elga menyatakan, ia bersama masyarakat sipil Indonesia membentuk Petisi Masyarakat Sipil Jaringan Antariman se-Indonesia. Petisi ini menginginkan perwujudan perdamaian di Papua.

"Berbagai persoalan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, bukan hanya pada negara melainkan pada agama-agama. Dalam hal ini, agar kekerasan yang sering terjadi di Papua bisa terhapuskan, kami mengajak para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan jurnalis untuk mendukung sepenuh hati perdamaian di Papua," ujar Elga dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu siang.

Hal yang sama diungkapkan oleh salah satu aktivis dan juga orang terdekat mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Johan Efendy. Johan mengatakan, Papua membutuhkan sentuhan hati. Ia berpendapat bahwa pemerintah Indonesia seharusnya melihat latar belakang kekecewaan rakyat Papua terhadap bangsanya.

"Sentuhlah Papua dengan hati. Harusnya pemerintah kita pikirkan latar belakang orang kecewa, bukan tindakan mereka karena kecewa. Kalau kekerasan ini terus berlanjut, masalah di Papua tidak akan pernah usai," tutur Johan.

Johan menunjukkan keprihatinannya yang mendalam terhadap senjata-senjata yang bertebaran di tanah Papua seolah-olah warga Papua terlalu berbahaya untuk negara ini. "Berbagai operasi militer dan perlawanan kelompok sipil bersenjata justru melahirkan bentuk kekerasan baru. Saling melawan justru menunjukkan tanda-tanda konflik di Papua tidak akan berakhir," tandasnya.

Para aktivis tersebut meminta pemerintah membuka pintu dialog termasuk dari tokoh agama agar memberikan nilai-nilai kemanusiaan untuk menciptakan kedamaian di Papua.

READ MORE » Peran Tokoh Agama Dibutuhkan di Papua

Indonesia Kalah 2 - 3 dari Qatar

Peluang tim nasional Indonesia untuk lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2014 hampir dipastikan habis. Diwajibkan meraih kemenangan, Indonesia malah kalah 2-3 dari Qatar dalam laga lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014, Selasa (11/10/2011).

Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi juru kunci klasemen sementara Grup E tanpa meraih satu poin pun. Adapun Qatar berhak menduduki posisi puncak dengan lima poin. Tetapi posisi Qatar masih mungkin digeser oleh Iran dan Bahrain yang baru akan bermain setelah laga ini.

Timnas mengawali laga dengan melakukan blunder. Umpan dari Muhammad Roby kepada Purwaka Yudhi ternyata mengarah ke pemain Muhammed Razak. Beruntung, M Roby membayar kesalahannya dengan memotong umpan Razak dan hanya menghasilkan tendangan sudut bagi tim tamu.

Di menit ke-7, Indonesia mampu membuat ancaman ke lini pertahanan Qatar. Umpan dari Muhammad Ilham dari sisi kanan mengarah tepat ke posisi Cristian Gonzales. Namun, kiper Baba Malick mampu meblok bola terlebih dulu sebelum diterima oleh Gonzales.

Gawang timnas akhirnya jebol di menit ke-13. Umpan terobosan dari Khalfan Ibrahim kepada Albdulaziz Al Sulaiti berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 17 tersebut. Al Sulaiti mampu menundukkan kiper Ferry Rotinsulu dengan kaki kirinya.

Selang tiga menit kemudian, Indonesia coba langsung membalas. Sayang, upaya dari Bambang Pamungkas berhasil digagalkan oleh Malick.

Bambang kembali mencoba untuk mencetak gol ke gawang Qatar. Tetapi, tendangan ke arah gawang yang ia lesakkan dari luar kotak penalti masih bisa dihalau oleh Malick.

Indonesia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-26. Tendangan keras dari Bambang dari luar kotak penalti memang berhasil diblok oleh Malick. Tetapi, Gonzales yang berada di depan gawang Qatar berhasil menyambar bola muntah tersebut dan menceploskan bola ke dalam gawang dengan tendangan kaki kirinya.

Seusai gol ini, para pemain Indonesia makin termotivasi untuk mencetak gol kedua. Beberapa usaha mereka lakukan untuk membongkar pertahanan lawan.

Keasyikan menyerang, Indonesia justru dikejutkan dengan gol kedua Qatar di menit ke-31. Khalfan Ibrahim yang memegang bola dengan cermat melihat posisi Ferry yang sudah jauh meninggalkan gawangnya. Dari luar kotak penalti, Ibrahim melepaskan bola lob yang melewati Ferry untuk menjebol gawang tuan rumah.

Tak butuh waktu lama untuk Indonesia menyamakan kedudukan. Di menit ke-35, upaya tendangan dari Supardi justru menjadi umpan bagi Gonzales. Pemain berjuluk "El Loco" tersebut berhasil mencetak gol keduanya lewat sontekan kaki kirinya.

Indonesia punya peluang untuk berbalik unggul. Di menit ke-42, M Ilham yang berdiri bebas di kotak penalti Qatar berhasil melepaskan tendangan keras dengan kaki kanannya. Sayang, bola hasil tendangannya masih membentur salah satu bek Qatar sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.

Di menit tambahan, Ferry berhasil melakukan penyelamatan gemilang saat memblok bola hasil tandukan striker Qatar. Ini membuat skor 2-2 pun bertahan hingga akhir pertandingan.

Indonesia memulai babak kedua dengan inisiatif menyerang. Di menit ke-49, Gonzales hampir mencetak gol ketiganya jika saja tendangan keras kaki kirinya tak berhasil dihalau oleh Malick.

Skuad "Garuda" terus menekan pertahanan lawan. Tak hanya mengandalkan sayap kanan, Firman Utina dkk juga melakukan serangan dari sisi kiri. Hal ini membuat pemabi belakang Qatar terlihat kocar-kacir dalam menghalau serangan tuan rumah.

Tetapi lagi-lagi Qatar justru mampu mencuri gol di menit ke-59 di saat Indonesia tengah asyik menyerang. Lewat skema serangan balik, umpan terobosan dari tengah berhasil disambut oleh Razak yang lolos dari jebakan off-side. Dengan tenang, Razak yang berhadapan satu lawan satu dengan Ferry berhasil menceploskan bola ke sudut kiri atas gawang Indonesia.

Qatar punya peluang emas pada menit ke-77. Tendangan keras dari Razak sebenarnya sudah tak bisa dijangkau oleh Ferry. Tetapi sayang, bola hanya membentur tiang gawang Indonesia.

Indonesia berjuang keras untuk mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan. Tetapi apa daya, permainan disiplin pemain Qatar dan juga menurunnya stamina membuat pasukan Wim Rijsbergen gagal menciptakan peluang. Hasil akhir pun tak berubah tetap 2-3 untuk kemenangan Qatar.

Susunan pemain:

Indonesia: Fery Rotinsulu; Zulkifli Syukur, M Roby, Supardi, Purwaka Yudhi (Ahmad Bustomi 75); Hamka Hamzah (Yongki Aribowo 88), Firman Utina (Hariono 81), M Ilham, M Ridwan; Cristian Gonzales, Bambang Pamungkas.

Qatar: Baba Malick; Mohamed Musa (Mesaad Ali 83), Bilal Mohammed, Ibrahim Majed; Wesam Rizik, Khalfan Ibrahim, Marcone Amaral, M Omar, Abdulaziz Al Sulaiti (Hasan Al Haydos 73), Mohamed El Sayed; Muhammed Razak (Sebastian Suria 84).

READ MORE » Indonesia Kalah 2 - 3 dari Qatar

Keajaiban-keajaiban dunia Milik Indonesia

1. Borobudur
Candi Borobudur merupakan salah satu candi Budha terbesar di dunia. Candi ini dibangun ketika Samaratungga - raja dari dinasti Syailendra memerintah di Jawa Tengah. Candi ini dianggap merupakan salah satu tujuh keajaiban dunia. Candi Borobudur terletak di desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur sangat besar dan terdiri dari blok batu-batu besar dengan arsitektur yang sangat megah. Karena itu candi Borobudur saya tempatkan pada barisan pertama karena tingkat kesulitan pembuatannya.

2. Pulau Komodo

Pulau Komodo terletak di sebuah selat antara Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di Pulau Komodo terdapat kadal terbesar di dunia, yaitu biawak Komodo (Varanus komodoensis). Komodo dipercaya sebagai sisa binatang purba Dinosaurus yang masih hidup. panjang komodo dapat mencapai 3 meter dengan berat bisa mencapai 140 kg. Pada peariran di pulau Komodo juga terdapat perairan yang termasuk keajaiban dunia bawah air. Dasar laut perairan Komodo adalah yang terbaik di dunia, di permukaan laut menyembulnya daratan-daratan kering yang berbukit karang. Sangat pantas pulau Komodo dimasukan dalam daftar keajaiban di Indonesia.

3. Danau tiga warna Kelimutu

Danau ini oleh dunia disebut sebagai salah satu dari sembilan keajaiban dunia. Danau tiga warna terletak di Gunung Kelimutu, Flores,NTT. Di sana ada tiga danau yang berdekatan namun dengan warna-warna yang berbeda. Danau kawah tersebut adalah Tiwu Ata Polo (danau merah), Tiwu Nua Muri Kooh Fai (danau hijau) dan Tiwu Ata Mbupu (danau biru). Danau Kelimutu merupakan satu-satunya danau di dunia yang airnya dapat berubah setiap saat, dari merah menjadi hijau tua dan kemudian merah hati, hijau tua menjadi hijau muda, coklat kehitaman menjadi biru langit. Fenomena alam ini merupakan keajaiban.

4. Puncak Jayawijaya dan Carstenz

Puncak yang juga terdaftar sebagai salah satu dari tujuh puncak benua (Seven Summit) yang sangat fenomenal dan menjadi incaran pendaki gunung di berbagai belahan dunia. Puncak Jayawijaya terletak di Taman Nasional Laurentz, Papua. Puncak ini diselimuti oleh salju abadi. Salju abadi di Puncak Jayawijaya merupakan satu dari tiga padang salju di daerah tropis yang terdapat di dunia.
Di negeri kita yang dilalui garis khatulistiwa ini, menyaksikan adanya salju di Indonesia tentunya sesuatu yang mustahil untuk bisa dimengerti. Carstenz Pyramid (4884 mdpl) adalah salah satu puncak yang bersalju tersebut. Puncak tertinggi di Asia Tenggara dan Pasifik ini terletak di rangkaian Pegunungan Sudirman. Puncak ini terkenal tidak hanya karena tingginya, tetapi juga karena terdapat lapisan salju di puncaknya.

5. Prambanan

Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Candi Prambanan terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi. Arsitektur bangunan ini sangat megah dan terdapat candi-candi baik besar maupun kecil pada Komplek Candi Prambanan ini. Juga ada legenda bahwa candi-candi tersebut hanya dibuat dalam satu malam saja oleh kesaktian Bandung bondowoso sebagai syarat mempersunting Loro Jonggrang. Tapi bukan karena legenda itu Prambanan dimasukkan dalam daftar ini tapi karena kehebatan arsitekturnya yang memukau dunia.

6. Pulau Bali

Pulau ini termasuk salah satu pulau terindah di Dunia. Pulau Bali merupakan pulau wisata terbaik di dunia. Obyek-obyek wisata di pulau Bali seperti Kintamani, Pantai Kuta, Danau Batur, Goa Gajah, Tampak Siring, Bedugul, Tanah Lot dan sebagainya. Pulau ini dimasukkan dalam daftar ini karena banyak tempat yang sangat menakjubkan dengan arsitektur bangunan dan keindahan alam di pulau ini yang juga sudah diakui dunia.

7. Bromo

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung dari lima gunung yang terdapat di komplek Pegunungan Tengger di laut pasir. Daya tarik gunung ini adalah merupakan gunung yang masih aktif. Obyek wisata Gunung Bromo ini merupakan fenomena alam dengan Kekhasan gejala alam yang tidak ditemukan di tempat lain adalah adanya kawah di tengah kawah (creater in the creater) dengan hamparan laut pasir yang mengelilinginya.

8. Toraja

Toraja terletak Sulawesi Selatan. Tanah Toraja sangatlah unik, terutama dalam hal penguburan mayat. Mayat-mayat tidak dikubur, tetapi diletakkan di dalam gua-gua di bukit batu. Mayat-mayat ini ditemani oleh patung-patung yang menggambarkan orang yang meninggal tersebut. Di sini terdapat kuburan di bukit batu. Salah satu bentuk kuburan adalah kuburan batu yang dibuat di bagian atas tebing di ketinggian bukit batu. Menurut kepercayaan animisme Aluk To Dolo di kalangan orang Tana Toraja, makin tinggi tempat ditaruhnya mayat tersebut makin cepat rohnya bertemu dengan Tuhan atau surga.

9. Krakatau

Gunung Krakatau yang letusannya pernah mengguncangkan bumi. Gunung berapi ini pernah meletus pada tanggal 26 Agustus 1883. Letusannya sangat dahsyat dan juga menimbulkan tsunami yang menewaskan sekitar 36.000 jiwa.
Suara letusan gunung Krakatau sampai terdengar di Alice Springs, Australia dan pulau Rodrigues dekat Afrika. Gunung Krakatau berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Bahkan debunya dikatakan sampai ke luar angkasa. Walaupun Krakatau sudah tidak berbahaya seperti dulu lagi (mudah-mudahan) tapi sejarahnya merupakan salah satu keajaiban alam tersendiri.

10. Danau Toba
Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa Danau Toba dulunya adalah sebuah gunung berapi. Danau ini berada di bekas kawah supervolcano terbesar di dunia. Gunung Toba diperkirakan meletus pada 73 ribu tahun lalu. Letusan ini tercatat sebagai letusan Gunung api terbesar yang mempengaruhi iklim di seluruh dunia



READ MORE » Keajaiban-keajaiban dunia Milik Indonesia